2.603 Rumah Korban Banjir Sumatra Dibangun Bulan Ini, Full Didanai CSR
2.603 Rumah Korban Banjir Sumatra Dibangun Bulan Ini, Full Didanai CSR Jakarta, Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait alias Ara mengatakan sebanyak
Jakarta, Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait alias Ara mengatakan sebanyak 2.603 hunian untuk korban banjir Sumatra akan mulai dibangun bulan ini.Ia menjelaskan hunian tersebut dibangun di tiga provinsi yang terdampak, yakni Aceh, Sumatra Utara (Sumut) dan Sumatra Barat (Sumbar)."Saat ini sudah siap dibangun 2.603 rumah untuk saudara-saudara kita di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat. Ini bukan hunian sementara, tapi hunian tetap. Doakan, dalam waktu yang tidak terlalu lama lagi kita sudah mulai membangun," ucap Ara, dikutip dari Antara, Kamis (18/12).
Ara juga menjelaskan hunian tersebut dibangun sepenuhnya dari dana Corporate Social Responsibility (CSR). Rinciannya, 2.500 unit dari Yayasan Buddha Tzu Chi dan 103 unit lainnya dana kantong pribadinya.Pengusaha Khawatir Risiko PHK Buntut Rumus UMP 2026
Pembangunan tahap awal, menurut Ara, bakal dimulai di Sumatra Utara. Ia menargetkan proses groundbreaking bisa dilakukan pada minggu ini.Maruarar juga meminta fleksibilitas regulasi. Namun, tetap tidak mengabaikan prinsip hukum dan akuntabilitas."Jangan sampai aturan justru menghambat negara untuk membantu rakyatnya," tegasnya."Kita harus bekerja sesuai aturan, tapi juga cepat, karena itulah arahan Presiden (Prabowo Subianto)," sambung Menteri Ara.
Dirinya kemudian merinci tiga kriteria utama yang harus dipenuhi dalam penentuan relokasi korban bencana. Pertama, aspek hukum yang jelas dan tidak bermasalah.Kedua, aspek teknis yang memastikan lokasi benar-benar aman dari risiko bencana, seperti banjir dan longsor. Ketiga, aspek sosial-ekonomi dan kehidupan masyarakat"Rumah itu bukan hanya bangunan, kehidupan ikut berpindah. Karena itu harus dipikirkan akses anak-anak ke sekolah, tempat kerja orang tua, pasar, dan layanan dasar lainnya. Ekosistem kehidupan masyarakat harus menjadi pertimbangan utama," pungkasnya. (skt/pta)
Dapatkan update mingguan
Langganan newsletter Buletin8.
Terkait
Lihat kategori
27 May 2026
Bank Sentral Amerika Minta Dunia Pangkas Konsumsi Minyak dan Gas
27 May 2026
Menyalahi Aturan, Kemendag 'Take Down' 2.639 Iklan Digital
27 May 2026
Tebar Rasa Syukur, PNM Salurkan Hewan Kurban ke Warga di 18 Cabang
27 May 2026
Wamentan Sebut Stok Hewan Kurban 2026 Melimpah, Surplus 800 Ribu Ekor
27 May 2026
Aturan Upah Lembur Libur Nasional: Apa Masuk Kerja Wajib Dibayar Uang?
27 May 2026
GAPKI Bersuara soal Purbaya Kantongi 10 Perusahaan Ekspor CPO Nipu