Ekonomi 03 Mar 2026 3 views

BRI Dukung Kreativitas 'Hijasmita', UMKM Hijab Modern Bercorak Lokal

BRI mendukung kreativitas Hijasmita, sebuah UMKM hijab modern yang mengangkat corak lokal. Didirikan pada tahun 2019 oleh Mita di Jakarta Timur, Hijasmita tidak hanya menawarkan pr...

BRI Dukung Kreativitas 'Hijasmita', UMKM Hijab Modern Bercorak Lokal
BRI mendukung kreativitas Hijasmita, sebuah UMKM hijab modern yang mengangkat corak lokal. Didirikan pada tahun 2019 oleh Mita di Jakarta Timur, Hijasmita tidak hanya menawarkan produk fesyen, tetapi juga membawa pesan transformasi dan pengembangan diri. Nama Hijasmita sendiri diambil dari nama Asmita dan melambangkan hijrah atau perubahan, merepresentasikan perjalanan Mita dari seorang karyawan menjadi wirausaha.

Mita menyadari pentingnya karakter merek yang kuat, sehingga ia aktif mengikuti berbagai pelatihan dan program pembinaan untuk menemukan identitas Hijasmita. Produk utamanya adalah scarf yang fleksibel, dapat digunakan sebagai hijab, outer, waspina, hingga diolah menjadi pouch dan scrunchie. Mita menekankan prinsip keberlanjutan dalam proses produksi, dengan memanfaatkan sisa kain agar tidak terbuang sia-sia.

Ciri khas Hijasmita terletak pada motif yang mengangkat ornamen lokal, khususnya dari Jakarta, seperti gigi balang, langkan, padi, dan flora Nusantara yang diterjemahkan dalam desain modern. Karya-karya Mita telah dipamerkan di berbagai acara, masuk ke department store, menjalin kemitraan hingga Bali, bahkan menembus pasar internasional seperti Korea dan Malaysia.

Perjalanan Hijasmita semakin berkembang setelah Mita bergabung dengan Rumah BUMN Jakarta dan mengikuti program BRIncubator BRI pada tahun 2023. Melalui program ini, ia mendapatkan pendampingan intensif yang membantu usahanya menjadi lebih terstruktur dan strategis. Mita mengakui materi BRIncubator sangat aplikatif, membahas tantangan nyata yang dihadapi pelaku usaha, serta memberikan pembekalan tentang pemasaran, *branding*, digitalisasi, dan pengelolaan keuangan yang dapat langsung diterapkan.

Dari evaluasi selama program, Mita menyadari pentingnya fokus pada pengembangan produk dan penentuan target pasar. Salah satu keputusan strategisnya adalah memaksimalkan produk *outer* yang ternyata memiliki pasar lebih luas dibandingkan hijab, tanpa meninggalkan identitas budaya Hijasmita. Selain peningkatan kapasitas bisnis, Mita juga mendapatkan manfaat dari perluasan jejaring. Kesempatan mengikuti berbagai pameran yang difasilitasi BRI membuka akses pasar lebih luas dan meningkatkan kepercayaan dirinya.

Mita berharap Hijasmita terus berkembang secara konsisten dan mampu menembus pasar internasional. Ia merasa pendampingan tidak hanya memberinya ilmu, tetapi juga dukungan moral dari para *coach* dan sesama pelaku usaha, membuatnya merasa lebih kuat dalam menghadapi tantangan bisnis.

Secara terpisah, Direktur Mikro BRI, Akhmad Purwakajaya, menjelaskan bahwa Rumah BUMN BRI berfungsi sebagai wadah kolaboratif bagi pelaku usaha untuk meningkatkan kapasitas dan daya saing bisnis. Inisiatif ini mendukung UMKM dalam memperluas jaringan dan menangkap peluang di tengah persaingan pasar yang ketat. Akhmad menegaskan bahwa pembinaan UMKM adalah bagian dari komitmen berkelanjutan BRI dalam mendorong pertumbuhan ekonomi inklusif. Hingga saat ini, BRI telah membina 54 Rumah BUMN dan menyelenggarakan lebih dari 18.218 pelatihan bagi pelaku UMKM di seluruh Indonesia.

Akhmad menyimpulkan, "Melalui peningkatan literasi, digitalisasi, dan kemudahan akses, UMKM didorong untuk memperkuat daya saing dan menghasilkan nilai tambah di pasar. Kisah pelaku usaha Hijasmita menjadi kisah inspiratif yang dapat direplikasi oleh pelaku usaha lainnya di berbagai daerah."

Sumber: https://www.cnnindonesia.com/ekonomi/20260303143003-625-1333828/bri-dukung-kreativitas-hijasmita-umkm-hijab-modern-bercorak-lokal
Dapatkan update mingguan

Langganan newsletter Buletin8.