Wamen ESDM Ungkap Perkembangan Impor 100 Ribu Tabung CNG dari China
Jakarta, Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Yuliot Tanjung mengungkapkan pemerintah masih membahas rencana impor 100 ribu tabung Compressed Natural Gas (CNG) 3 kil...
"(Impor tabung CNG dari China) ini masih dibahas oleh Dirjen Migas, itu teknisnya kira-kira bagaimana," kata Yuliot di Kompleks Parlemen, Jakarta Pusat, Senin (25/5).Lihat Juga :Luhut Beri Sinyal Sebagian Fungsi Bea Cukai Bakal Diambil Alih DSI
Ia menjelaskan pemerintah ingin pembangunan jaringan gas rumah tangga di dalam negeri dapat berjalan optimal, sehingga pasokan gas domestik bisa dimanfaatkan lebih besar sebagai pengganti LPG impor."Kita mengharapkan bagaimana jargas itu bisa dibangun di dalam negeri, kemudian gas yang ada di dalam negeri ini pipa transmisinya kita sudah bangun, jargas-nya kita bangun. Itu justru gas yang berasal dari dalam negeri bisa kita manfaatkan lebih maksimal untuk substitusi bagi LPG," ujarnya.Sebelumnya, Kementerian ESDM mengumumkan rencana impor 100 ribu tabung CNG 3 kilogram dari China untuk tahap awal implementasi program konversi LPG ke CNG. Langkah tersebut dilakukan karena industri dalam negeri disebut belum mampu memproduksi tabung CNG dengan spesifikasi teknologi yang dibutuhkan.Direktur Jenderal Migas Kementerian ESDM Laode Sulaeman mengatakan impor dilakukan sebagai tahap awal pengembangan penggunaan CNG rumah tangga.
"Kan ini teknologinya tinggi. Saat ini yang mampu membuat teknologi itu di luar, kita belum," kata Laode beberapa waktu lalu.Pemerintah menargetkan penggunaan tabung CNG bisa membantu menekan impor LPG yang selama ini masih tinggi. Nantinya, jika penggunaan CNG sudah berjalan masif, pemerintah berencana mendorong produsen tabung asal luar negeri membangun pabrik di Indonesia.Selain itu, pemerintah juga menyiapkan pengujian terhadap tabung CNG yang akan digunakan. Laode mengatakan tabung yang dirancang merupakan tipe baru yang belum banyak digunakan di dunia untuk kapasitas setara LPG 3 kilogram.Dari sisi keamanan, pemerintah mengklaim tabung CNG akan dirancang dengan standar keamanan tinggi, terutama pada bagian tabung dan katup (valve), agar aman digunakan masyarakat. (del/pta)
Sumber: https://www.cnnindonesia.com/ekonomi/20260525192038-85-1362301/wamen-esdm-ungkap-perkembangan-impor-100-ribu-tabung-cng-dari-china
Dapatkan update mingguan
Langganan newsletter Buletin8.
Terkait
Lihat kategori
27 May 2026
Bank Sentral Amerika Minta Dunia Pangkas Konsumsi Minyak dan Gas
27 May 2026
Menyalahi Aturan, Kemendag 'Take Down' 2.639 Iklan Digital
27 May 2026
Tebar Rasa Syukur, PNM Salurkan Hewan Kurban ke Warga di 18 Cabang
27 May 2026
Wamentan Sebut Stok Hewan Kurban 2026 Melimpah, Surplus 800 Ribu Ekor
27 May 2026
Aturan Upah Lembur Libur Nasional: Apa Masuk Kerja Wajib Dibayar Uang?
27 May 2026
GAPKI Bersuara soal Purbaya Kantongi 10 Perusahaan Ekspor CPO Nipu