DEN Klarifikasi soal BUMN Ekspor DSI Bakal Ambil Alih Peran Bea Cukai
Jakarta, Juru Bicara Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Jodi Mahardi membantah kabar adanya rencana pengambilalihan maupun perubahan fungsi Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC)...
Menurutnya, pembaruan tata niaga yang sedang dibahas secara spesifik difokuskan pada sektor SDA karena dinilai membutuhkan pengawasan ekstra untuk menjaga akurasi pencatatan serta meminimalkan kebocoran penerimaan negara.Lihat Juga :Purbaya Pastikan Fungsi Bea Cukai Tak Hilang Meski Ada BUMN Ekspor DSI
"Sebagai aset strategis bangsa, sektor ini membutuhkan standar pengawasan ekstra guna memastikan pencatatan yang presisi dan perlindungan maksimal terhadap penerimaan negara," jelasnya.Dalam konteks tersebut, DEN menyoroti penguatan SIMBARA (Sistem Informasi Mineral dan Batubara Antar Kementerian/Lembaga) sebagai salah satu model integrasi tata kelola berbasis sistem yang dinilai berhasil.Lihat Juga :Krisis Energi Global Belum Usai, Warga Diminta Tak Boros BBMSIMBARA saat ini menghubungkan data lintas kementerian dan lembaga dalam tata niaga mineral dan batu bara, mulai dari proses produksi, penjualan, pembayaran kewajiban negara, hingga ekspor.Menurut Jodi, sistem tersebut memungkinkan pengawasan dilakukan lebih terintegrasi dan transparan sekaligus memperkecil ruang penyimpangan maupun kebocoran penerimaan negara.
"Ke depan, pendekatan seperti SIMBARA diharapkan dapat menjadi salah satu ujung tombak penguatan tata kelola perdagangan dan ekspor SDA melalui integrasi data yang lebih menyeluruh dan real-time," katanya.Selain integrasi data, DEN juga mendorong percepatan digitalisasi dan penerapan teknologi kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) dalam pengawasan tata niaga SDA."Bentuk penguatan yang didorong adalah integrasi data lintas instansi, percepatan digitalisasi, dan penerapan Artificial Intelligence (AI)," imbuh Jodi.Ia menegaskan langkah tersebut merupakan bagian dari modernisasi sistem kerja untuk memperkuat transparansi dan efektivitas pengawasan negara. Menurutnya, Luhut selama ini menekankan pentingnya birokrasi yang tangkas dan mampu mengadopsi teknologi lintas instansi demi meningkatkan efisiensi nasional."Kami berharap penjelasan ini memberikan kepastian informasi di ruang publik maupun di kalangan pelaku usaha dan pemangku kepentingan," pungkasnya.Lihat Juga :PT DSI Baru Punya 1 Pegawai, Danantara Buka Peluang Cari Pegawai AsingSebelumnya, Ketua DEN Luhut Binsar Pandjaitan memberikan sinyal kuat terkait masa depan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Kementerian Keuangan (Kemenkeu).Luhut menyampaikan pungutan ekspor yang sebelumnya dilakukan oleh DJBC, nantinya dapat dialihkan melalui BUMN ekspor PT Danantara Sumberdaya Indonesia (DSI) dengan sistem yang terintegrasi.Dengan begitu, DJBC hanya akan melakukan pengawasan dan didorong untuk memakai ekosistem digital berbasis Artificial Intelligence (AI)."Bea Cukai? Ya kita lihat saja nanti Pak (Wakil Menteri Keuangan) Sua punya mainan. Kalau memang nanti enggak perlu ya ngapain pakai-pakai Bea Cukai, atau tugasnya dia Bea Cukai ada tapi semua AI. Semua berbasis AI," ujar Luhut saat ditemui usai memberi sambutan dalam acara ASEAN Regional Economic Outlook and Fiscal Policy di kantornya, Jakarta Pusat, Senin (25/5) dikutip Detikfinance.Luhut menilai posisi DJBC ke depannya memang perlu dilakukan perbaikan mendalam agar sejalan dengan kehadiran BUMN ekspor tersebut.Hal ini karena badan usaha di bawah BPI Danantara ini hanya bertugas mengatur tata kelola ekspor sejumlah komoditas sumber daya alam tertentu saja, sedangkan sisanya masih menggunakan sistem lama yang sudah ada."Ya nanti saya pikir Bea Cukai ya perlu ada reformasi, ya kenapa tidak? Kalau memang nanti dengan badan (ekspor) ini. Tapi saya sekali lagi percaya dengan sistem. Jadi sistem dengan digitalisasi ini berbasis AI, saya ya sangat pro pada itu karena itu enggak bisa dibohongi," jelasnya. (ldy/pta)
Sumber: https://www.cnnindonesia.com/ekonomi/20260526145902-92-1362566/den-klarifikasi-soal-bumn-ekspor-dsi-bakal-ambil-alih-peran-bea-cukai
Dapatkan update mingguan
Langganan newsletter Buletin8.
Terkait
Lihat kategori
27 May 2026
Bank Sentral Amerika Minta Dunia Pangkas Konsumsi Minyak dan Gas
27 May 2026
Menyalahi Aturan, Kemendag 'Take Down' 2.639 Iklan Digital
27 May 2026
Tebar Rasa Syukur, PNM Salurkan Hewan Kurban ke Warga di 18 Cabang
27 May 2026
Wamentan Sebut Stok Hewan Kurban 2026 Melimpah, Surplus 800 Ribu Ekor
27 May 2026
Aturan Upah Lembur Libur Nasional: Apa Masuk Kerja Wajib Dibayar Uang?
27 May 2026
GAPKI Bersuara soal Purbaya Kantongi 10 Perusahaan Ekspor CPO Nipu