Sering Butuh Pengakuan, Kenali 6 Ciri Orang yang Haus Validasi
Judul: Sering Butuh Pengakuan, Kenali 6 Ciri Orang yang Haus Validasi Daftar Isi Ciri orang haus validasi 1. Posting di media sosial secara berlebihan 2. Terobsesi pada pengakuan...
Daftar Isi
Ciri orang haus validasi
1. Posting di media sosial secara berlebihan
2. Terobsesi pada pengakuan
3. Takut terhadap penolakan
4. Menghindari kritik
5. Merasa penting
6. Sulit mengambil keputusan
Jakarta, Istilah haus validasi sering kali terdengar dan marak diperbincangkan, terutama di media sosial. Namun, bisakah kita mengenali ciri orang yang haus validasi?Seturut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), validasi adalah pengesahan atau pengujian kebenaran atas sesuatu. Dalam konteks lain, istilah "haus validasi" yang sering digaungkan merujuk pada validasi eksternal, yakni pengakuan yang diperoleh dari orang lain.Lihat Juga :10 Sifat Pisces, Mudah Baper Tapi Mudah Memaafkan
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Apabila seseorang selalu menginginkan pengakuan dari orang lain, bisa jadi hal tersebut merupakan ciri atau tanda orang itu termasuk haus validasi.Ciri orang haus validasiBisakah kita mengenali ciri orang haus validasi? Dikutip dari berbagai sumber, berikut penjelasannya: Pilihan RedaksiIni 5 Tanda Orang Tua Melakukan Overparenting Menurut PsikologPsikolog Ingatkan Pentingnya Perhatian Orang Tua untuk Cegah DepresiOrtu Perlu Tahu, Ini 7 Ciri Kecerdasan Emosional yang Tinggi pada Anak1. Posting di media sosial secara berlebihanSalah satu tanda orang yang haus validasi, yaitu sering mengunggah apa pun di media sosial secara berlebihan. Posting secara terus-menerus untuk mendapatkan pengakuan orang lain merupakan tanda adanya masalah dalam diri, misalnya terkait kurangnya percaya diri.Selain itu, suasana hati mereka sangat mudah berubah tergantung dari seberapa banyak like, comment, atau share dalam unggahannya. Mereka selalu menginginkan feedback.2. Terobsesi pada pengakuanSeseorang yang mendapatkan pengakuan dari orang lain merupakan hal wajar. Namun, jika berlebihan atau mencari pengakuan terus menerus, maka itu termasuk ke dalam ciri orang haus validasi.Sebagai contoh, saat teman kita selalu berujar, "Ini sudah oke belum, ya?" atau kalimat "Bagaimana, pidato saya keren, kan?" dan dilakukan berulang, ini bisa jadi adanya kecenderungan menilai harga diri berdasarkan respons orang lain.3. Takut terhadap penolakanPerasaan takut akan penolakan tak jarang mendorong seseorang untuk terus mencari pengakuan dari orang lain. Mencari validasi biasanya menjadi cara untuk menghindari rasa sakit akibat penolakan tersebut.Dari tanda-tanda sikap, umumnya orang yang takut terhadap penolakan akan sensitif ketika mendapatkan feedback atau kritik.4. Menghindari kritikCiri lain orang yang haus validasi, yaitu selalu menghindari kritik, terutama kritik yang sifatnya membangun supaya lebih baik. Pasalnya, orang yang demikian cenderung takut akan perbedaan pendapat lantaran menganggap berpotensi membuat orang lain tidak menyukainya.Oleh karena itu, orang yang menghindari kritik akan memilih untuk diam dan menyetujui sesuatu yang sebetulnya tidak mereka setujui.5. Merasa pentingJika menemukan orang yang menganggap dirinya selalu merasa penting, boleh jadi itu adalah tanda-tanda bahwa orang tersebut haus validasi. Orang demikian, umumnya ingin mencari pengakuan atas pencapaian, kemampuan diri, hingga kualitas diri.
6. Sulit mengambil keputusanOrang yang cenderung mencari validasi juga sering kali kesulitan dalam pengambilan keputusan. Apabila disuruh memilih, orang tersebut mesti meminta persetujuan dari orang lain seperti teman atau rekannya.Tanpa persetujuan orang lain, dia akan merasa tidak percaya diri dan berpikiran bahwa keputusannya bisa menimbulkan kesalahan maka dia memerlukan validasi dari orang lain.Itu dia beberapa ciri orang haus validasi. Apakah ada orang terdekat Anda yang memiliki ciri-ciri ini? (hdr/rti)
Sumber: https://www.cnnindonesia.com/gaya-hidup/20260227190149-284-1332637/sering-butuh-pengakuan-kenali-6-ciri-orang-yang-haus-validasi
Dapatkan update mingguan
Langganan newsletter Buletin8.
Terkait
Lihat kategori
07 Apr 2026
FOTO: Tarian Geisha Menyambut Musim Semi di Jepang
07 Apr 2026
Ini Arti Level A-D pada Label 'Nutri-Level' pada Produk Makanan
07 Apr 2026
Pesona Wisata Kali Jodoh di Balik Mitos Wisatawan Jadi Enteng Jodoh
07 Apr 2026
Oatmeal vs Yogurt, Mana Menu Sarapan yang Lebih Sehat?
07 Apr 2026
Siap-siap, Maskapai Akan Naikkan Harga Tiket Pesawat hingga 13 Persen
07 Apr 2026
BPOM Setujui Penerapan 'Nutri-Level', Cegah Konsumsi Gula Berlebih