Sering Dianggap Sama, Dokter Jelaskan Beda Ruam Campak dan Cacar Air
Judul: Sering Dianggap Sama, Dokter Jelaskan Beda Ruam Campak dan Cacar Air Jakarta, Campak belakangan jadi sorotan. Sayangnya, gejala campak sering kali terlihat mirip dengan cac...
Jakarta, Campak belakangan jadi sorotan. Sayangnya, gejala campak sering kali terlihat mirip dengan cacar air.Meski sama-sama menimbulkan ruam, faktanya campak dan cacar air memiliki ciri yang cukup berbeda.Lihat Juga :Tak Cuma Anak, Campak pada Orang Dewasa Bisa Picu Komplikasi Serius
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ketua Umum Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) dr Piprim Basarah Yanuarso mengatakan, ruam pada cacar air umumnya berupa gelembung kecil yang berisi cairan.Bentuk ruam pada cacar air juga akan terlihat seperti bintik-bintik kecil yang menyebar di kulit. Demam pada kasus cacar air juga umumnya tidak terlalu tinggi. "Kalau cacar air, sebagaimana namanya, ada physical, gelembung yang berisi cairan," ujar Piprim dalam tayangan detikSore, Kamis (5/3).Pilihan RedaksiKenali 3 Tahap Gejala Campak agar Tak Salah DiagnosisIDAI: Kasus Campak Indonesia Tertinggi Kedua di DuniaKasus Campak Tinggi di RI, Seberapa Mudah Virus Ini Menular?Berbeda dengan campak di mana ruam umumnya tidak berisi cairan. Ruam pada campak biasanya berupa bercak-bercak merah yang tampak lebih besar dan menyatu di beberapa bagian kulit."Kalau campak itu, kan, memang makulopapular, merah-merah tapi yang tebal gitu, enggak ada airnya," ujar Piprim.Piprim juga mengingatkan bahwa campak dapat terjadi pada semua kelompok usia. Namun, sebagian besar kasus campak lebih banyak ditemukan pada anak.Campak sendiri belakangan menimbulkan kekhawatiran usai Australia menemukan kasus impor dari Indonesia. Penularan campak di sejumlah wilayah pun relatif mengalami kenaikan pada awal 2026 ini.Campak sendiri disebabkan oleh virus yang menular melalui udara dan percikan liur (droplet) dari orang yang terinfeksi. Tingkat penularan campak pun terbilang cepat dan tinggi.Vaksin jadi satu-satunya cara paling ampuh untuk mencegah campak. Dalam program imunisasi nasional, vaksin campak wajib diberikan sebanyak tiga kali pada usia 9 bulan, 18 bulan, dan 5-7 tahun.[Gambas:Video CNN] (asr)
Sumber: https://www.cnnindonesia.com/gaya-hidup/20260307112916-255-1335322/sering-dianggap-sama-dokter-jelaskan-beda-ruam-campak-dan-cacar-air
Dapatkan update mingguan
Langganan newsletter Buletin8.
Terkait
Lihat kategori
07 Apr 2026
Awas! Duduk Lama Berisiko Merusak Jantung, Lantas Harus Gimana?
07 Apr 2026
10 Penyakit Paling Mematikan di Dunia, Ancaman Nyata di Depan Mata
07 Apr 2026
8 Karakter Menakjubkan Anak Ketika Orang Tua Lebih Banyak Mendengarkan
07 Apr 2026
7 Cara Agar Tak Mudah Lupa Setelah Membaca
06 Apr 2026
Ini 6 Cara Alami Mengatasi Perut Kembung, Bikin Lega Seketika
06 Apr 2026
Pisah Ranjang Bisa Bikin Sehat? Ini Dia Plus Minus Sleep Divorce