Internasional 16 Jan 2026 4 views

Cerita Warga Kyiv 'Membeku' Kedinginan Gara-gara Rusia

Warga Kyiv terpaksa menghadapi cuaca dingin ekstrem dengan suhu mencapai -20 derajat Celcius, diperparah oleh serangan Rusia pekan lalu yang melumpuhkan sektor energi Ukraina. Pres...

Cerita Warga Kyiv 'Membeku' Kedinginan Gara-gara Rusia
Warga Kyiv terpaksa menghadapi cuaca dingin ekstrem dengan suhu mencapai -20 derajat Celcius, diperparah oleh serangan Rusia pekan lalu yang melumpuhkan sektor energi Ukraina. Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky akan mengumumkan kondisi darurat energi akibat serangan rudal tersebut, yang menyebabkan separuh penduduk Kyiv hidup tanpa pemanas.

Sekitar 300 gedung apartemen di Kyiv masih kekurangan pemanas, dan kota ini juga menerapkan pemadaman listrik bergilir untuk menghemat pasokan energi. Yevgenia, seorang warga, melaporkan suhu di apartemennya hanya sekitar 12 derajat Celcius. Pemanas di gedungnya terhubung ke jaringan listrik kota dan mati setiap kali terjadi pemadaman.

"Kami sudah [hidup] tanpa listrik selama 12 jam. Dan itu bahkan bukan skenario terburuk," ujar Yevgenia, yang menambahkan bahwa suhu di ruangannya semakin mendekati nol derajat Celcius setiap jam tanpa listrik. Untuk bertahan, Yevgenia membuat "kastil kasur darurat" yang bisa mencapai suhu 24 derajat Celcius di dalamnya.

Sejak invasi pada tahun 2022, Rusia telah menyerang jaringan energi Ukraina setiap musim dingin, yang oleh pemerintah Kyiv dianggap sebagai upaya untuk menyakiti warga sipil. Direktur Pusat Studi Penelitian Industri Energi yang berbasis di Kyiv, Oleksanndr Kharchenko, menuduh Rusia mendorong kota-kota besar ke dalam "bencana buatan manusia". Ia menambahkan, "Saat ini situasi yang paling sulit adalah saat pasokan energi terus menurun, dan sistem pemanasan di beberapa wilayah bermasalah."

Untuk membantu warga, sejumlah tenda telah didirikan di Kyiv untuk membagikan makanan hangat.

Sumber: https://www.cnnindonesia.com/internasional/20260116103833-134-1317625/cerita-warga-kyiv-membeku-kedinginan-gara-gara-rusia
Dapatkan update mingguan

Langganan newsletter Buletin8.