Australia Umumkan Kasus Flu Burung Varian H5 Pertama
Jakarta, Ilmuwan untuk pertama kalinya berhasil mendeteksi flu burung varian H5 di Australia. Temuan ini menandakan bahwa varian virus yang sangat menular tersebut kini telah resmi...
Selain itu, Collins menyebut sampel dari burung sakit lainnya, yakni giant petrel, juga menunjukkan hasil terduga positif.Sebelum kasus ini ditemukan, Australia merupakan satu-satunya benua yang belum mendeteksi varian H5, jenis virus yang dikenal dapat merusak populasi unggas dan burung liar secara masif."Meskipun mengecewakan, hal ini tidak terduga mengingat penyebaran flu burung H5 secara global," kata Collins dalam konferensi pers, melansir AFP, Sabtu (20/6).Collins memastikan bahwa hingga saat ini belum ada bukti mengenai kematian massal akibat virus tersebut, maupun bukti infeksi pada unggas peternakan. Kendati demikian, pertemuan darurat pejabat kesehatan hewan dan pertanian langsung digelar untuk mempertimbangkan langkah tanggapan nasional."Kita semua tahu bahwa kita tidak bisa bebas dari flu burung selamanya," tambah Collins.Lihat Juga :Temuan Wabah Flu Burung di Ibaraki Jepang, 970 Ribu Ayam DimusnahkanVarian H5 telah menyebabkan penyakit parah dan tingkat kematian yang tinggi pada unggas, burung liar, serta mamalia yang terdampak di berbagai belahan dunia. Kelompok burung liar yang paling banyak terkena dampak di antaranya adalah burung air, burung pantai, burung laut, dan burung pemangsa.Tidak hanya itu, mamalia laut juga ikut terdampak, dengan beberapa deteksi kasus pada hewan lain seperti kucing, kambing, alpaka, hingga babi.Perdana Menteri Anthony Albanese menyatakan bahwa deteksi kasus perdana ini sangat mengkhawatirkan. Pemerintah Australia menegaskan akan mengambil tindakan tegas guna menahan penyebaran penyakit tersebut."Ini adalah sesuatu yang terjadi melalui burung yang bermigrasi, dan secara definisi telah terjadi di seluruh dunia, dan inilah mengapa kami bersiap untuk ini," ujar Albanese.Sebelumnya pada Kamis, para ilmuwan Australia melaporkan bahwa varian flu burung H5 telah menewaskan lebih dari 13.000 anak anjing laut gajah (elephant seal pups). Kematian massal itu terjadi setelah virus menginfeksi koloni pembiakan di sebuah pulau vulkanik sub-Antartika yang menjadi salah satu wilayah eksternal Australia. (dmi)
Sumber: https://www.cnnindonesia.com/internasional/20260620114936-113-1371154/flu-burung-h5-tembus-australia-kini-semua-benua-resmi-terinfeksi
Dapatkan update mingguan
Langganan newsletter Buletin8.
Terkait
Lihat kategori
21 Jun 2026
Dari Mana Dana Rekonstruksi Pasca-Perang Rp5.000 T buat Iran?
21 Jun 2026
Nasib 'Negara' Verdis Setelah Didirikan Oleh Gen Z 7 Tahun Lalu
21 Jun 2026
FOTO: Penampakan Kebakaran Besar di Resor Pantai Republik Dominika
20 Jun 2026
Wakil Trump Akui AS dan Israel Beda Cara soal Hadapi Iran
20 Jun 2026
Direktur Intelijen AS Beber Kebohongan Terkait Covid-19
20 Jun 2026
Kecelakaan Kereta di London Inggris, 1 Tewas