Demokrat: Satu Akun YouTube Minta Maaf ke SBY soal Kasus Ijazah Jokowi
Judul: Demokrat: Satu Akun YouTube Minta Maaf ke SBY soal Kasus Ijazah Jokowi Jakarta, Politikus Demokrat Andi Arief mengamini permintaan maaf dari salah satu akun Youtube terkait
Jakarta, Politikus Demokrat Andi Arief mengamini permintaan maaf dari salah satu akun Youtube terkait tudingan Presiden keenam RI yang kini Ketua Majelis Tinggi Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) berada di balik isu ijazah palsu Presiden ketujuh RI Joko Widodo (Jokowi).Akun YouTube dengan nama Kajian Online itu mengunggah video permintaan maaf pada Senin (5/1)."Dalam Video ini Kajianonline juga ingin Mengucapkan permohonan maaf kepada Bapak SBY dan Demokrat, kami juga berterimakasih atas waktu yang sudah di luangkan Rekan-rekan untuk berdiskusi bersama kami, atas sejumlah konten yang perlu di perbaiki, dan di revisi," demikian keterangan dalam video tersebut.
Andi mengaku pihaknya menghormati permintaan maaf dari tersebut. Dia berharap kasus serupa tak kembali terulang.Andi pun menegaskan SBY maupun Partai Demokrat tak pernah terlibat dengan isu ijazah Jokowi.
"Kami sambut baik permohonan maaf akun youtube 'Kajian online' kepada Pak @SBYudhoyono dan Partai Demokrat, mudah-mudahan ke depan tidak terulang dan bisa menjadi pelajaran. Sekali lagi, soal Ijazah Pak Jokowi tak ada urusan dengan Pak SBY dan Partai Demokrat," katanya.Lihat Juga :SBY Dituding di Balik Kasus Ijazah Jokowi, Demokrat Somasi Akun MedsosKini Partai Demokrat, kata Andi, masih menunggu iktikad baik dari tiga akun yang lain untuk meminta maaf."Kami masih menunggu sikap beberapa akun lagi yang sudah dikirim somasi," katanya.Tiga akun yang dimaksud yakniakun Tiktok Sudiro Wi Budhius M Piliang, Zulfan Lindan, dan Agri Fanani.Badan Hukum dan Pengamanan Partai Demokrat sebelumnya melayangkan somasi terhadap sejumlah akun media sosial usai menuding Ketua Majelis Tinggi Partai mereka, SBY berada di balik kasus ijazah Presiden ke-7 RI Joko Widodo.Badan Hukum Demokrat membantah pernyataan dalam unggahan tersebut dan menyebutnya sebagai pemberitaan bohong. Mereka karenanya meminta yang bersangkutan meminta maaf secara terbuka di media dan menghapus video tersebut.Surat somasi diteken enam advokat dari Badan Hukum Partai Demokrat. Mereka yakni, Muhajir, Cepi Hendrayani, Jimmy Himawan, Novianto Rahmantyo, Nurhidayat Umacina, dan Teuku Irmansyah Akbar.Lihat Juga :Demokrat Beri Waktu Akun Fitnah SBY Minta Maaf soal Kasus Jokowi (thr/kid)
Sumber: https://www.cnnindonesia.com/nasional/20260105201208-32-1313840/demokrat-satu-akun-youtube-minta-maaf-ke-sby-soal-kasus-ijazah-jokowi
Dapatkan update mingguan
Langganan newsletter Buletin8.
Terkait
Lihat kategori
08 Apr 2026
Cuma Sebulan, TNI Selesaikan Penyidikan Kasus Air Keras Andrie Yunus
08 Apr 2026
Yusril Serahkan Nasib Kasasi Vonis Bebas Delpedro ke MA
08 Apr 2026
Dua Desa Terlibat Bentrok di Halmahera Tengah Sepakat Damai
08 Apr 2026
DPR Minta BNN Berantas Peredaran Ilegal Tramadol
08 Apr 2026
Pramono Sebut Stasiun JIS Hampir Selesai, Ditargetkan Beroperasi Juni
08 Apr 2026
5 Desa di Aceh Tengah Kembali Terisolir Imbas Jembatan Darurat Putus