Senyum Warga Aceh Tamiang saat Huni Rumah Sementara
Judul: Senyum Warga Aceh Tamiang saat Huni Rumah Sementara Jakarta, Pemandangan penuh harapan dan ceria tampak dari Kompleks Rumah Hunian Danantara di Aceh Tamiang. Setelah sempat...
Jakarta, Pemandangan penuh harapan dan ceria tampak dari Kompleks Rumah Hunian Danantara di Aceh Tamiang. Setelah sempat tinggal di tenda darurat, warga kini mulai menghuni rumah sementara yang dibangun Pemerintah melalui BUMN.Senyum semringah terlihat dari wajah para orang tua, sementara tawa anak-anak memecah keheningan sore di kompleks hunian yang dibangun berderet rapi tersebut. Setelah lebih dari sebulan hidup di tenda pengungsian, tempat ini terasa seperti awal kehidupan baru.Anak-anak menjadi potret paling jujur dari kebahagiaan itu. Mereka berlarian, bermain ayunan di taman bermain yang tersedia, sesuatu yang sebelumnya tak pernah mereka rasakan selama tinggal di tenda darurat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pilihan RedaksiKronologi Perselisihan Atalia-RK hingga Cerai dalam Putusan PengadilanBos BGN Bangga MBG Beri Makan 55,1 Juta Warga, Lampaui Populasi KorselKPK Tetapkan Yaqut Cholil Qoumas Tersangka Korupsi Kuota HajiBeberapa anak bahkan tak kuasa menahan kegembiraan, melompat-lompat di atas kasur yang sudah rapi dan bersih di dalam hunian. Pemandangan sederhana, namun sarat makna: Rasa aman akhirnya kembali.
Selama berada di tenda pengungsian, ruang bermain anak nyaris tak ada. Kini, mereka memiliki halaman, ayunan, dan ruang terbuka yang memberi kebebasan untuk kembali menjadi anak-anak. Orang tua pun tampak lebih tenang, duduk di kursi taman yang disediakan di depan setiap unit, sambil mengawasi anak-anak mereka bermain.Rika Jahara, salah satu warga yang kini menghuni rumah sementara tersebut, tak mampu menyembunyikan rasa syukurnya. Dengan mata berbinar, ia mengungkapkan kebahagiaannya."Senang sekali saya, senang. Rasanya jangan dipindah lagi. Terima kasih pemerintah sudah dikasih tempat tinggal kami. Soalnya rumah kita tidak ada lagi. Terima kasih pemerintah," ujar Rika.Setiap unit hunian sementara (huntara) dirancang fungsional dengan satu pintu dan satu jendela untuk sirkulasi udara. Di dalamnya sudah tersedia dua tempat tidur, lemari, kipas angin, hingga meja makan.Kompleks Rumah Hunian Danantara di Aceh Tamiang. (Dok. Istimewa)Setiap unit juga dilengkapi meteran listrik mandiri dan akses wifi gratis dari Telkom Indonesia, memastikan warga tetap terhubung dengan dunia luar. Infrastruktur pendukung lainnya pun tersedia, termasuk klinik kesehatan yang berada tak jauh dari hunian.Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Aceh Tamiang, dr. Mustakif, memastikan layanan kesehatan berjalan optimal."Di belakang kami, ini ada klinik kesehatan. Tiap hari dan tanpa ada hari libur, baik anak kecil, bayi, sampai dengan lansia, dengan yang penyintas ataupun yang beresiko, termasuk ibu hamil nanti," ujar Mustakif.Dengan konsep modular yang cepat dan berkualitas, rumah sementara ini bukan sekadar tempat berteduh, melainkan ruang pemulihan. Di sinilah harapan kembali tumbuh, diiringi tawa anak-anak dan doa agar mereka tak perlu lagi berpindah. (har)
Sumber: https://www.cnnindonesia.com/nasional/20260109141146-20-1315264/senyum-warga-aceh-tamiang-saat-huni-rumah-sementara
Dapatkan update mingguan
Langganan newsletter Buletin8.
Terkait
Lihat kategori
15 Feb 2026
Fakta-fakta Siswa SMP Bandung Dibunuh Pelajar SMK di Eks Kampung Gajah
15 Feb 2026
Polisi Larang Sahur On Road di Makassar
15 Feb 2026
Bahlil: Sebagai Ketum Partai, Saya Berencana Maju Caleg
15 Feb 2026
KPK Minta Saksi Klaim Penyidik Minta Rp10 M ke Terdakwa Buat Laporan
15 Feb 2026
KPK Bakal Tagih Pengembalian Uang US$10 Ribu ke Bupati Buol
15 Feb 2026
3 Rumah di Puncak Bogor Tertimpa Longor, Belasan Keluarga Mengungsi