Aceh Perpanjang Status Tanggap Darurat Bencana sampai 29 Januari
Judul: Aceh Perpanjang Status Tanggap Darurat Bencana sampai 29 Januari Banda Aceh, Pemerintah Aceh kembali memperpanjang status tanggap darurat bencana banjir dan longsor untuk k...
Banda Aceh, Pemerintah Aceh kembali memperpanjang status tanggap darurat bencana banjir dan longsor untuk keempat kalinya. Kali ini selama 7 hari ke depan, mulai besok 23 Januari hingga 29 Januari 2026.Total sudah 2 bulan Aceh berstatus tanggap darurat bencana sejak pertama kali ditetapkan pada Kamis, 27 November 2025.Keputusan perpanjangan ini diambil setelah rapat Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) yang digelar pada Kamis (22/1).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Juru Bicara Pemerintah Aceh, Muhammad MTA, mengatakan keputusan tersebut didasarkan pada surat Menteri Dalam Negeri (Mendagri) serta hasil rapat koordinasi virtual dengan sejumlah kepala pelaksana BPBD kabupaten terdampak."Gubernur Aceh menetapkan perpanjangan keempat status Tanggap Darurat Bencana Hidrometeorologi Aceh Tahun 2026 selama tujuh hari, mulai 23 sampai dengan 29 Januari 2026," ujar Muhammad MTA kepada wartawan, Kamis (22/1).
Lihat Juga :Satgas PKH Dalami Pidana 28 Perusahaan Perusak Lingkungan SumatraMuhammad menjelaskan kebijakan ini mempertimbangkan surat Mendagri Nomor 300.1.7/e.98/BAK tertanggal 21 Januari 2026, serta hasil koordinasi dengan BPBD Kabupaten Aceh Tamiang, Aceh Utara, Pidie Jaya, dan Aceh Tengah.Dalam putusannya, Gubernur Aceh menginstruksikan seluruh Satuan Kerja Perangkat Aceh (SKPA) dan mengimbau seluruh pemangku kepentingan untuk memperkuat koordinasi penanganan darurat hingga rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana.Selain itu, pemerintah daerah diminta menuntaskan pembersihan lingkungan permukiman warga, fasilitas ibadah, sekolah, pasar, hingga lahan pertanian yang terdampak bencana.Pemerintah Aceh juga menekankan pemenuhan kebutuhan logistik bagi seluruh korban bencana, termasuk di sepuluh gampong atau desa yang masih terisolir di Kabupaten Aceh Tengah."Upaya pemulihan mata pencaharian masyarakat korban bencana juga harus segera dilakukan," ucapnya.Lihat Juga :Siswa di Daerah Bencana Masih Belajar Bergantian di TendaTak hanya itu, Gubernur Aceh turut menargetkan agar dokumen Rencana Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana (R3P) dapat diselesaikan paling lambat 2 Februari 2026.Berdasarkan data dari Posko Tanggap Darurat Bencana Aceh pada Kamis (22/1) pukul 21:00 WIB korban meninggal dunia akibat bencana banjir longsor mencapai 561 jiwa dan 35 masih dinyatakan hilang.Kemudian 91.703 jiwa masih mengungsi yang tersebar di 988 titik lokasi. Bencana ini juga merusak 218.019 unit rumah warga, 227 unit kantor, 641 tempat ibadah, 685 pondok pesantren, 1.204 unit sekolah, 2.507 titik jalan rusak dan 599 titik jembatan mengalami kerusakan. (fra/dra/fra)
Sumber: https://www.cnnindonesia.com/nasional/20260122220950-20-1319987/aceh-perpanjang-status-tanggap-darurat-bencana-sampai-29-januari
Dapatkan update mingguan
Langganan newsletter Buletin8.
Terkait
Lihat kategori
10 Apr 2026
Prabowo Hadiri Penyerahan Uang Rp11,4 Triliun dari Satgas PKH
10 Apr 2026
FOTO: Jumat Pertama WFH ASN di Jakarta
10 Apr 2026
Anggota DPR Diperas Pegawai KPK Gadungan Rp300 Juta
10 Apr 2026
SP3 Belum Terbit, Polda Metro Sebut RJ Rismon Masih Berproses
10 Apr 2026
Jejak Karier Liliek Prisbawono, Hakim MK Baru Pengganti Anwar Usman
10 Apr 2026
Disaksikan Prabowo, Liliek Prisbawono Ucap Sumpah Jadi Hakim MK