Polri Tempuh RJ Suami Jadi Tersangka Usai Bela Istri dari Jambret
Polri akan menerapkan keadilan restoratif atau restorative justice (RJ) dalam kasus Hogi Minaya (43), seorang suami yang menjadi tersangka setelah membela istrinya dari penjambreta...
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyatakan bahwa pihaknya telah menerima laporan dari Kapolda DIY Irjen Anggoro Sukartono dan memastikan kasus ini akan segera diselesaikan melalui RJ. Pernyataan ini disampaikan Listyo setelah rapat di Komisi III DPR pada Senin (26/1).
Saat ini, Hogi Minaya berstatus tahanan luar dan menggunakan alat pelacak GPS di pergelangan kakinya. Insiden tersebut terjadi pada 26 April 2025 di Jalan Solo, Maguwoharjo, Sleman, Yogyakarta. Dua korban tewas dalam kejadian itu adalah RDA dan RS, warga Pagar Alam, Sumatera Selatan, yang merupakan penjambret istri Hogi, Arsita (39).
Menurut polisi, Hogi yang saat itu mengendarai mobil melihat istrinya menjadi korban penjambretan saat mengendarai motor. Hogi kemudian mengejar dan memepet kendaraan pelaku hingga menyebabkan kecelakaan yang menewaskan kedua penjambret.
Dalam kasus ini, Hogi dijerat dengan Pasal 310 ayat 4 dan Pasal 311 Undang-Undang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (UU LLAJ) Nomor 22 Tahun 2009. Pasal 310 ayat 4 mengatur kelalaian yang menyebabkan orang lain meninggal dunia dengan ancaman pidana 6 tahun penjara, sedangkan Pasal 311 berkaitan dengan tindakan sengaja yang membahayakan nyawa.
Sumber: https://www.cnnindonesia.com/nasional/20260126153210-12-1321171/polri-tempuh-rj-suami-jadi-tersangka-usai-bela-istri-dari-jambret
Dapatkan update mingguan
Langganan newsletter Buletin8.
Terkait
Lihat kategori
10 Apr 2026
KPK Total Tangkap 16 Orang Terkait OTT Bupati Tulungagung
10 Apr 2026
FOTO: Layanan Publik Normal saat WFH ASN
10 Apr 2026
Bantah Urus Kasus, Sahroni Jelaskan Serahkan Rp300 Juta ke Pemeras
10 Apr 2026
KPK OTT Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo
10 Apr 2026
Jaksa Agung Ungkap Satgas PKH Pulihkan Uang Negara Rp371 Triliun
10 Apr 2026
Sistem Kerja Baru, Wamendagri Pastikan Layanan Publik Lampung Optimal