OTT KPK di Depok Terkait Sengketa Lahan
Judul: OTT KPK di Depok Terkait Sengketa Lahan Jakarta, Pelaksana Tugas Deputi Penindakan dan Eksekusi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Asep Guntur Rahayu mengungkap Operasi Ta...
Jakarta, Pelaksana Tugas Deputi Penindakan dan Eksekusi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Asep Guntur Rahayu mengungkap Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang menyasar Aparat Penegak Hukum (APH) di Depok terkait dengan sengketa lahan.Namun, ia masih belum dapat memberikan informasi detail mengenai hal tersebut."Rincinya besok, tapi secara garis besar seperti itu," ujar Asep saat konferensi pers di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Kamis (5/2) malam.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelumnya KPK Operasi senyap tersebut pada Kamis (5/2) sore hingga malam. Diduga karena adanya perpindahan uang dari pihak swasta ke penegak hukum.Berdasarkan sumber .com di internal KPK, salah satu pihak yang terjaring tangkap tangan tersebut ialah Wakil Ketua Pengadilan Negeri (PN) Depok Bambang Setyawan.
Lihat Juga :Pegawai Bea Cukai Sewa Safe House Khusus untuk Simpan Uang dan Emas"Waka PN Depok," ujar sumber .com yang mengetahui penanganan OTT tersebut, Kamis (5/2).Dikonfirmasi terpisah, Wakil Ketua KPK Fitroh Rohcahyanto hanya membenarkan ada kegiatan tangkap tangan di Depok yang menyasar penegak hukum."Memang benar ada penangkapan di wilayah Depok. APH," kata Fitroh.Fitroh mengungkap ada barang bukti uang yang ditemukan tim KPK."Ada ratusan juta," ungkap Fitroh.
(fam/isn)
Sumber: https://www.cnnindonesia.com/nasional/20260206141349-12-1325368/ott-kpk-di-depok-terkait-sengketa-lahan
Dapatkan update mingguan
Langganan newsletter Buletin8.
Terkait
Lihat kategori
14 Feb 2026
Eks Kapolres Bima Kota AKBP Didik Putra Punya Koper Berisi Narkoba
14 Feb 2026
TNI Klaim Pelanggaran Hukum Prajurit Turun di 2025
14 Feb 2026
Jokowi Setujui Usul Pengembalian UU KPK yang Lama
14 Feb 2026
Pramono Sebut Progres Taman Bendera Pusaka 92 Persen, Ada Padel Gratis
14 Feb 2026
Pemulihan Sungai Cisadane: Pakai Eco Enzim, Tabur 5000 Benih Ikan
14 Feb 2026
Polisi Periksa 7 Saksi Kebakaran Gudang Kimia Picu Pencemaran Cisadane