Ketua PSI Sowan Jokowi di Solo, Bahas Ijazah dan JK Sambil Tertawa
Jakarta, Ketua DPP Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Bestari Barus bertamu ke rumah Presiden ketujuh RI Joko Widodo (Jokowi) di Solo, Jawa Tengah (Jateng), Senin (13/4).Dalam per...
Ia mengaku sempat tertawa bareng Jokowi membahas permintaan JK agar menunjukkan ijazah asli. Bestari Barus justru menantang balik JK untuk memperlihatkan ijazah dan buku nikah di hadapan publik."Nah, kami berdua tadi tertawa, bahkan agak mau terbahak gitu ya. Nih, kalau Pak JK ingin memperlihatkan ijazahnya, atau surat nikahnya kepada publik, atau surat-surat yang lain yang menurut beliau mudah buka dari lemari tunjukkan, itu silakan saja. Silakan diperlihatkan," ujarnya.
Namun, ia meminta agar Jusuf Kalla tidak menyeragamkan pemikirannya untuk dilakukan Jokowi. Ia menyebut bahwa Jokowi--yang juga ayah dari Ketua Umum PSI Kaesang Pangarep--mempunyai sikap dalam menunjukkan ijazah."Namun, sebaiknya tidak kemudian menyeragamkan pemikirannya menjadi standar publik gitu. Pak Jokowi punya sikap bahwa 'kalau pengadilan minta, ya akan saya tunjukkan'. Tapi selain daripada itu, itu hak privat beliau," ujar Bestari.Sebelumnya diberitakan JK menilai kasus ijazah Jokowi dari Fakultas Kehutanan UGM sudah berlarut-larut. Dia menyebut kasus tersebut kini juga merugikan dirinya yang pernah mendampingi Jokowi selaku wapres pada periode 2014-2019.Dia menyebut kasus ini merugikan Jokowi dan memicu perpecahan di tengah-tengah masyarakat."Sebenarnya kasus ini kan sudah 2 tahun, 3 tahun. Meresahkan masyarakat, merugikan waktu, merugikan Pak Jokowi, merugikan semua, puluhan miliar uang habis untuk apakah itu pengacara, apakah itu seperti saya ini, waktu saya hilang, dilibatkan," ucapnya.JK berpandangan persoalan tersebut dapat diselesaikan secara sederhana. Dia meyakini Jokowi memiliki ijazah asli."Sebenarnya sederhana persoalannya, karena saya yakin Pak Jokowi bahwa punya ijazah asli. Ya sebenarnya kita setop lah ini perkara dengan cara tinggal Pak Jokowi memperlihatkan ijazahnya yang asli," tuturnya."Saya yakin Pak Jokowi mengerti bagaimana kerugian sosial kita, masalah 2-3 tahun ini. Tinggal dikasih lihat (ke) masyarakat saja selesai. Saya yakin itu Pak Jokowi akan begitu karena daripada kita berseteru, ada kelompok berseteru bertahun-tahun, hilang waktu, hilang harkat sosial, itulah kita harapkan," imbuh JK.Lihat Juga :Kemhan Buka Suara soal Isu Dokumen Pesawat AS Bebas Melintas di RISementara itu merespons JK, Jokowi mengklaim ijazah adalah dokumen yang bersifat pribadi. Oleh karena itu, dia memegang hak penuh atas privasi dokumen tersebut.Alih-alih menuruti desakan, Jokowi justru melayangkan tantangan balik kepada pihak-pihak yang menuding ijazahnya palsu untuk memberikan bukti konkret atas tudingan mereka."Mestinya yang menuduh itu yang membuktikan, bukan saya disuruh menunjukkan," kata Jokowi, Jumat (10/4).
Jokowi menyatakan kekhawatirannya bahwa tindakan menuruti desakan semacam itu justru akan menjadi keputusan buruk di tengah masyarakat dalam memandang suatu tuduhan."Nanti semua orang bisa menuduh, dan (yang dituduh) disuruh menunjukkan buktinya. Kebalik-balik itu," ujar ayah dari Wapres RI Gibran Rakabuming Raka itu.Baca berita lengkapnya di sini. (kid/wis)
Sumber: https://www.cnnindonesia.com/nasional/20260413145122-32-1347385/ketua-psi-sowan-jokowi-di-solo-bahas-ijazah-dan-jk-sambil-tertawa
Dapatkan update mingguan
Langganan newsletter Buletin8.
Terkait
Lihat kategori
13 Apr 2026
Youtuber Resbob Dituntut 2,5 Tahun Penjara Kasus Hina Suku Sunda
13 Apr 2026
Survei Poltracking: Prabowo Demul Anies Tiga Capres Teratas
13 Apr 2026
Oditur Militer Terapkan Pasal Penganiayaan di Kasus Andrie Yunus
13 Apr 2026
Komisi I: Tak Ada Dasar Hukum Akses Bebas Ruang Udara bagi Pihak Asing
13 Apr 2026
Ratusan Akademisi dan Aktivis Kumpul di UI, Singgung 'Inflasi Pengamat'
13 Apr 2026
Kanal Masjid UGM Respons Ceramah JK yang Dianggap Menista Agama