Pramono Jawab Kritik Baru Bereskan Ciliwung Usai Viral
Jakarta, Gubernur DKI Pramono Anung mengakui bahwa laporan viral dari masyarakat sangat membantu Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jakarta dalam mempercepat penanganan masalah tumpukan...
Pramono Minta Satpol PP Tertibkan Ondel-ondel NgamenLebih lanjut, Pramono mengungkapkan bahwa lambatnya penanganan di beberapa titik juga disebabkan oleh fokus pemerintah yang saat ini sedang tersedot pada proyek penyelesaian di area lain.
Kendati demikian, ia memastikan progres proyek utama tersebut telah menunjukkan perkembangan pembebasan lahan yang signifikan."Yang pertama, dari segi luas cakupan, jangkauan memang cukup luas. Dan kemarin konsentrasi untuk Ciliwung ini kan sebenarnya normalisasi Sungai Ciliwung yang segmen Cawang. Dan alhamdulillah pembebasan tanahnya relatif sudah selesai," ujar Pramono.Sebagai bentuk komitmen lanjutan untuk menanggulangi potensi banjir, Pramono juga telah menyetujui program pengerukan skala besar di titik temu antar sungai."Seperti yang kemarin waktu tempat yang dilakukan pengerukan untuk yang beberapa hari yang lau di pertemuan antara Ciliwung dan Krukut. Itu juga menjadi sumber air tidak bisa segera turun ke laut," ujar Pramono.Langkah konkret ini, kata Pramono, ditargetkan rampung dalam waktu dekat demi memastikan sirkulasi air berjalan lancar tanpa hambatan."Maka dengan demikian saya sudah menyetujui kurang lebih 178.000 kubik yang mudah-mudahan akan diselesaikan dalam satu tahun ini dikeruk, supaya air dari Krukut maupun dari Ciliwung bisa turun ke laut," pungkas Pramono.Lihat Juga :Pramono Dukung Penangkapan Masif Ikan Sapu-sapu di Sungai Jakarta (kna/dal)
Sumber: https://www.cnnindonesia.com/nasional/20260413145225-20-1347387/pramono-jawab-kritik-baru-bereskan-ciliwung-usai-viral
Dapatkan update mingguan
Langganan newsletter Buletin8.
Terkait
Lihat kategori
13 Apr 2026
Youtuber Resbob Dituntut 2,5 Tahun Penjara Kasus Hina Suku Sunda
13 Apr 2026
Survei Poltracking: Prabowo Demul Anies Tiga Capres Teratas
13 Apr 2026
Oditur Militer Terapkan Pasal Penganiayaan di Kasus Andrie Yunus
13 Apr 2026
Komisi I: Tak Ada Dasar Hukum Akses Bebas Ruang Udara bagi Pihak Asing
13 Apr 2026
Ratusan Akademisi dan Aktivis Kumpul di UI, Singgung 'Inflasi Pengamat'
13 Apr 2026
Kanal Masjid UGM Respons Ceramah JK yang Dianggap Menista Agama