Cuaca Ekstrem Masih Mengintai RI Sepekan ke Depan, Waspada Bencana
Judul: Cuaca Ekstrem Masih Mengintai RI Sepekan ke Depan, Waspada Bencana Jakarta, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca ekstrem masih akan meng...
Jakarta, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca ekstrem masih akan mengintai sejumlah wilayah Indonesia dalam sepekan ke depan. Simak prediksinya.Menurut BMKG, dalam sepekan ke depan, pengaruh dinamika atmosfer pada skala global, regional, dan lokal masih berpengaruh signfikan terhadap kondisi cuaca di Indonesia.Lihat Juga :Siklon Tak Bisa Dimodifikasi, BMKG Dorong Mitigasi Dampak
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada skala global, El Nino-Southern Oscillation (ENSO) terpantau berada pada kategori netral, yakni La Nina lemah dengan nilai Southern Oscillation Index (SOI) teramati signifikan sebesar +8,6 dan indeks NINO 3.4 sebesar -0,79, yang signifikan terhadap peningkatan pola konvektif di wilayah Indonesia, terutama bagian timur.Menurut BMKG, selain faktor La Nina lemah, aktivitas monsun Asia juga memberikan dampak bagi kondisi cuaca di Tanah Air. BMKG memprediksi monsun Asia masih cukup persisten hingga dasarian pertama Bulan Februari. Fenomena Cross Equatorial Northerly Surge (CENS) atau aliran massa udara dingin yang melintasi ekuator juga diprakirakan masih aktif dalam beberapa hari ke depan.
Tidak hanya itu, daerah tekanan rendah berpotensi terbentuk di Teluk Carpentaria, yang dapat membentuk daerah perlambatan kecepatan angin (konvergensi) di wilayah Indonesia bagian selatan.Kemudian, kombinasi Madden-Julian Oscillation (MJO), Gelombang Rossby Ekuator, dan Gelombang Kelvin diprediksi aktif di Samudra Hindia barat Jawa hingga selatan NTT, Lampung, Laut Sulu, Laut Arafura, Papua Selatan, yang berkontribusi terhadpa peningkatan aktivitas konvektif dan potensi hujan di wilayah tersebut."Melihat potensi cuaca yang masih signifikan, BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan melakukan mitigasi diri, keluarga, dan lingkungannya terhadap potensi cuaca ekstrem yang dapat memicu bencana hidrometeorologi, seperti genangan, banjir, banjir bandang, dan longsor," kata BMKG dalam Prospek Cuaca Mingguan periode 30 Januari-5 Februari 2026.Lihat Juga :Sampai Kapan La Nina Bikin Basah Indonesia? Simak PrediksinyaProspek cuaca sepekanBMKG mengungkap cuaca di Indonesia umumnya didominasi oleh kondisi hujan ringan hingga hujan sedang. Namun, perlu diwaspadai peningkatan hujan dengan intensitas sedang-lebat di sejumlah wilayah.Selain itu, hujan dengan intensitas lebat ini juga dapat disertai kilat/petir dan angin kencang. Berikut prakiraan cuaca sepekan ke depanPeriode 30 Januari - 1 Februari 2026Siaga (hujan lebat-sangat lebat)- Sumatra Barat- Sumatra Selatan- Kepulauan Bangka Belitung- DKI Jakarta- Jawa Barat- Jawa Tengah- DI Yogyakarta- Jawa Timur- Bali- Nusa Tenggara TimurAngin kencang- Nusa Tenggara Timur- MalukuPeriode 2-5 Februari 2026Siaga (hujan lebat-sangat lebat)- Kepulauan Bangka Belitung- Jawa Tengah- Jawa TimurAngin kencang- Nusa Tenggara Timur- MalukuBMKG mengimbau masyarakat dan para pemangku kepentingan untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap kondisi cuaca yang dapat berubah sewaktu-waktu serta potensi bencana hidrometeorologi akibat cuaca ekstrem."Masyarakat diharapkan lebih berhati-hati dalam merencanakan aktivitas, terutama perjalanan darat, laut, dan udara, serta kegiatan luar ruang seperti ibadah, dan aktivitas wisata," kata BMKG. (dmi/dmi)
Sumber: https://www.cnnindonesia.com/teknologi/20260131064614-641-1323018/cuaca-ekstrem-masih-mengintai-ri-sepekan-ke-depan-waspada-bencana
Dapatkan update mingguan
Langganan newsletter Buletin8.
Terkait
Lihat kategori
13 Feb 2026
Penipuan Dokumen Digital Marak, Warga Diimbau Lebih Ketat Verifikasi
13 Feb 2026
Riset Terbaru Ungkap Cadangan Hidrogen di Inti Bumi Setara 45 Lautan
13 Feb 2026
Bos Geotab Bicara Tantangan Pasar di Indonesia
13 Feb 2026
Indosat Rilis Perlindungan Scam di WhatsApp, Begini Cara Aktifkannya
13 Feb 2026
Peringatan BMKG: Waspada Gelombang Tinggi 4 Meter di Sejumlah Perairan
13 Feb 2026
Penjualan iPhone Pecahkan Rekor, Model Ini Laku Keras