Video
17513 video
Kabar Hari Ini, - Menyoroti Fenomena "Inflasi Pengamat", Seskab Teddy: Pemerintah Tidak Menutup Ruang Kritik | tvOne Sekretaris Kabinet Tedi Indra wijaya menyeroti fenomena yang disebutnya sebagai inflasi pengamat. Inflasi pengamat menurutnya pemirsa merujuk pada menjamurnya pengamat yang menyampaikan opini di ruang publik, namun tanpa didukung latar belakang kalian maupun data yang akurat.
Kabar Hari Ini, - Warga Padati Acara Lebaran Betawi Hingga Malam Hari | Kabar Hari Ini Suasana semakin semarak saat malam tiba, dengan panggung hiburan yang terus dipadati penonton. Kemeriahan ini mencerminkan tingginya minat masyarakat dalam melestarikan budaya Betawi sekaligus menjadikan acara ini sebagai ajang silaturahmi dan rekreasi bersama keluarga.
Kabar Hari Ini, - TEGAS! Umar Hadi Kecam Serangan ke Pasukan UNIFIL, Israel Harus Bertanggung Jawab | Kabar Hari Ini Utusan Tetap Indonesia untuk PBB, Umar Hadi, bersama 65 negara lainnya mengecam keras serangan Israel terhadap pasukan perdamaian PBB (UNIFIL) di Lebanon. Indonesia menegaskan bahwa serangan tersebut melanggar hukum internasional dan mendesak perlindungan penuh bagi personel UNIFIL, serta menuntut investigasi menyeluruh atas insiden yang berdampak pada pasukan, termasuk prajurit Indonesia.
Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) merespons permintaan Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 Jusuf Kalla (JK), agar dirinya menunjukkan ijazah aslinya kepada publik. Sebelumnya, JK mengatakan polemik ijazah Jokowi yang sudah berlangsung selama bertahun-tahun sudah menimbulkan keresahan di masyarakat. JK menilai persoalan itu akan selesai jika Jokowi menunjukan ijazah aslinya. Menurut Jokowi sejatinya pihak menuduh ijazahnya palsu lah yang harus membuktikan tudingan, bukan dirinya yang harus menunjukan ijzah asli. Jokowi menambahkan jika pihak yang dituduh harus membuktikan tuduhan, maka setiap orang nantinya bisa dengan mudah menuduh pihak lain tanpa dasar. Jokowi juga menyatakan siap menunjukkan ijazahnya jika diminta hakim di persidangan.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung merespons aksi pemerasan atau pemalakan terhadap pedagang bakso di kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat, oleh seorang pria yang diduga preman. Dalam video yang beredar, tampak seorang pria yang mengenakan topi mengambil setumpuk mangkuk dari gerobak bakso, lalu menghantamkannya hingga pecah. Pramono mengaku langsung mengambil langkah cepat dengan menelepon Kepala Satuan Polisi Pamong Praja untuk memerintahkan agar pelaku ditindak tegas.
Lagi, pendiri lembaga riset SMRC, Saiful Mujani, dan Direktur Eksekutif Jaringan Moderat Indonesia, Islah Bahrawi, dilaporkan ke Bareskrim terkait dugaan penghasutan dan makar. Laporan ini disampaikan oleh kelompok Presidium Kebangsaan 08 dan Direktur Eksekutif Merah Pusaka Strategik Indonesia atau MPSI buntut dari pernyataannya soal usul pergantian presiden. Direktur Eksekutif Jaringan Moderat Indonesia, Islah Bahrawi, menanggapi santai pelaporan dirinya atas dugaan penghasutan. Islah Bahrawi mengaku siap menjelaskan ke polisi jika dimintai klarifikasi. Meski begitu, ia menyayangkan suara kritis berujung laporan ke polisi. Utusan Khusus Presiden yang juga adik Presiden Prabowo Subianto, Hashim Djojohadikusumo, sebelumnya menyebut ada upaya dari kelompok tertentu untuk mengganggu stabilitas nasional melalui program prioritas pemerintah. Hashim juga menekankan adanya pihak yang melakukan upaya menggulingkan Prabowo secara inkonstitusional. Sebelumnya Presiden Prabowo Subianto menyebut jika ada yang menilai pemerintahan buruk, bisa dilakukan impeachment melalui mekanisme yang sesuai dengan konstitusi, yaitu melalui DPR dan MPR. Artikel ini bisa dilihat di :
Optik Melawai - optik terbesar di lebih dari 350 lokasi srategis, memberikan pilihan merek dan model terbanyak dari berbagai level harga dengan pelayanan terbaik. Untuk informasi selengkapnya kunjungi : Lebaran Betawi tak lengkap tanpa kehadiran dodol khas Betawi yang menjadi simbol kebersamaan dan tradisi turun-temurun masyarakat. Dalam perayaan Lebaran Betawi 2026 di Lapangan Banteng, tradisi ngaduk dodol kembali digelar dan menjadi daya tarik tersendiri bagi warga. Baca Juga Kuli Panggul di Blora Nabung Selama 20 Tahun Agar Bisa Berangkat Haji | BERITA UTAMA di Artikel ini bisa dilihat di :
Kabar Utama, - Kadin Pemprov Papua Perkuat Kolaborasi, Komitmen Dorong Investasi dan Ekonomi Lokal | Kabar Utama Kadin Papua dan Pemprov Papua memperkuat kolaborasi untuk mendorong investasi dan memperkuat ekonomi lokal, khususnya melalui sektor non-tambang seperti perikanan, pertanian, dan pariwisata. Kemitraan ini bertujuan meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan mempercepat pertumbuhan ekonomi berkelanjutan, yang ditandai dengan pembekalan peta potensi investasi dan sinergi dengan HIPMI serta pengusaha lokal.
Praktik curang pengisian gas elpiji dilakukan oleh oknum kepala SMK swasta di Kabupaten Brebes, Jawa Tengah. Ironisnya, aksi pengoplosan dilakukan pelaku di gudang sekolah di Kecamatan Paguyangan. Penangkapan terhadap pelaku KH dilakukan Unit Tipidter Satreskrim Polres Brebes pada Rabu (8/4/2026). Kala itu, KH tengah melakukan pemindahan isi tabung gas bersama anak buahnya, TR. KH memindahkan isi tabung elpiji 3 kilogram ke dalam tabung 12 kilogram atau nonsubsidi. Dari hasil penyidikan, aksi nakal KH dilakukannya sejak Februari 2026. Modus operandi pelaku adalah membeli gas subsidi dari pengecer seharga Rp 18 ribu hingga Rp 21 ribu. Kemudian setelah dipindahkan, pelaku menjual tabung gas 12 kg seharga Rp 190 ribu atau lebih murah dari harga pasar yang mencapai Rp 266 ribu. Kapolres Brebes AKBP Lilik Ardhiansyah dalam rilis pada Jumat (10/4/2026) menjelaskan, tiap beroperasi para pelaku mampu menghasilkan delapan hingga 10 tabung gas ukuran 12 kg. Adapun keuntungan bersih yang didapat mencapai Rp 500 ribu per kegiatan. Terkait penangkapan, polisi mengamankan 79 tabung elpiji 12 kg, 4 tabung elpiji 3 kg, tujuh buah regulator ganda hasil modifikasi, obeng serta segel bekas. Akibat perbuatannya, para pelaku dijerat dengan Pasal 55 UU Nomor 22 Tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi dengan ancaman penjara maksimal enam tahun serta denda Rp 500 juta. Selain itu juga dijerat UU Perlin
Baca Selengkapnya di Berikut ini berita dalam Tribunnews Update: 1. AS-Iran Saling Tuduh Tak Hormati Gencatan Senjata, Kapal-kapal Tanker di Selat Hormuz Terhenti 2. Terbang ke Pakistan, Delegasi Iran Bawa Foto hingga Tas Sekolah Para Siswa Korban Serangan AS-Israel 3. Eks Pejabat Libya Minta Iran Jangan Percaya Rencana Perdamaian AS, Belajar dari Kesalahan Masa Lalu 4. Suasana Terkini Jelang Negosiasi AS-Iran: Delegasi Tiba di Pakistan, Hotel Dijaga Super Ketat 5. Prabowo Berangkat ke Rusia Minggu Ini, Dijadwalkan Bertemu Putin Bahas Energi hingga Geopolitik 6. Balas Serangan di Lebanon, Hizbullah Gempur Israel dengan Rudal di Tengah Gencatan Senjata AS-Iran 7. Iran Klaim AS Setuju Cairkan Aset Beku Rp 102 Triliun, Gedung Putih: Salah, Negosiasi Belum Dimulai 8. Kapal Pertamina Masih Tertahan di Selat Hormuz, Dubes Iran: Ada Protokol yang Harus Dilalui (*) Uploader: Panji Anggoro Putro
Petugas penanganan darurat terlihat mengevakuasi jenazah anggota pasukan keamanan negara Lebanon yang tewas dalam serangan udara Israel di Nabatieh. Rekaman yang dibagikan oleh Viory pada Sabtu (11/4/2026) juga memperlihatkan, gedung Grand Serail terbakar, dengan bangunan dan fasilitas yang mengalami kerusakan di lokasi serangan. Direktorat Jenderal mengonfirmasi bahwa serangan Israel terhadap Istana Pemerintahan Nabatieh (Serail) menewaskan 13 personel dari Direktorat Regional Nabatieh. Jumlah korban keseluruhan meningkat menjadi 953 orang tewas dan 6.303 luka-luka akibat konflik yang berlangsung sejak 2 Maret hingga 11 April, menurut Kementerian Kesehatan Lebanon pada hari Kamis. Militer Israel belum memberikan komentar terkait serangan ini. Namun, sebelumnya mereka menyatakan bahwa pasukannya terus melanjutkan operasi terhadap Hezbollah, dengan Angkatan Udara Israel melakukan serangan terhadap 120 target di Lebanon dalam 24 jam terakhir. Eskalasi ini terjadi ketika delegasi tingkat tinggi dari Amerika Serikat dan Iran dijadwalkan menggelar perundingan damai di Islamabad pada 11 April. (Tribun-Video.com) Uploader: Panji Anggoro Putro Lebanon, Israel, Nabatieh, serangan udara, konflik Timur Tengah, Hezbollah, korban perang, krisis kemanusiaan, militer Israel, Grand Serail, keamanan negara Lebanon, perang Israel Lebanon, Amerika Serikat, Iran, perundingan damai, Islamabad
Intelijen AS melaporkan China siap mengirim sistem pertahanan udara baru ke Iran. Dua sumber AS yang tak disebutkan namanya mengatakan Beijing menggunakan negara ketiga untuk menyalurkan senjata. Hal ini dilakukan guna menyamarkan asal pasokannya di tengah konflik Iran dengan AS-Israel. Sementara China belum memberikan komentar terkait klaim yang disampaikan intelijen AS. Tak hanya itu, intelijen AS menyebut Iran masih memiliki ribuan rudal balistik yang dapat ditembakkan. Hal itu disampaikan mellaui pejabat AS yang dilaporkan oleh Wall Street Journal. Ia mengaku AS sempat menghancurkan setengah dari peluncur rudal Iran yang kemudian ahncur dan rusak. Namun intelijen AS menyebut peluncur rudal Iran dapat diperbaiki dan berada di bawah tanah. Bahkan Iran disebut masih memiliki ribuan rudal balistik jarak menengah dan pendek. Laporan itu juga menyebutkan bahwa beberapa pejabat AS khawatir Iran akan membangun persediaan rudalnya di tengah gencatan senjata.