Video

17513 video
LIVE - Dendam, Tetangga Siram Air Keras ke Lansia  | GELAR PERKARA
Play
11 Apr 2026 • 6 views
LIVE - Dendam, Tetangga Siram Air Keras ke Lansia | GELAR PERKARA
#Kompas TV #video berita #KOMPASTV #YouTube #Video

LIVE - Dendam, Tetangga Siram Air Keras ke Lansia | GELAR PERKARA

[FULL] WNI Update Negosiasi Iran-AS, Pengamat Militer & Dosen UGM Ungkap Kemungkinan Berhasil
Play
11 Apr 2026 • 8 views
[FULL] WNI Update Negosiasi Iran-AS, Pengamat Militer & Dosen UGM Ungkap Kemungkinan Berhasil
#Kompas TV #video berita #KOMPASTV #YouTube #Video

Delegasi Amerika Serikat dan Iran sudah hadir di Pakistan untuk memulai perundingan damai. AS memberi peringatan keras agar Iran jangan main-main dengan AS. Sementara Iran bersikap skeptis terhadap AS karena dalam beberapa negosiasi selalu berujung pada kegagalan dan janji-janji yang diingkari. Apakah perundingan ini hanya basa-basi atau bisa menyelesaikan perang? Kami akan membahasnya bersama pakar strategi dari Pusat Pengkajian dan Penerapan Angkatan Udara sekaligus alumni US Air War College, Marsma TNI Purnawirawan, Agung Sasongkojati; Dosen Hubungan Internasional UGM, Ririn Tri Nurhayati; dan mahasiswa International Islamic University of Islamabad, Syauqi Ikram.

Momen Haru, Delegasi Iran Kenang Siswa Korban Serangan AS-Israel Dengan Bawa Foto | KOMPAS PETANG
Play
11 Apr 2026 • 6 views
Momen Haru, Delegasi Iran Kenang Siswa Korban Serangan AS-Israel Dengan Bawa Foto | KOMPAS PETANG
#Kompas TV #video berita #KOMPASTV #YouTube #Video

Delegasi Iran membawa foto-foto siswa sekolah Minad yang menjadi korban serangan Amerika Serikat dan Israel menjelang pertemuan perundingan gencatan senjata di Pakistan. Momen mengharukan terekam di dalam pesawat saat Ketua Parlemen Iran, Mohammad Bagher Ghalibaf, menatap foto-foto siswa yang diletakkan bersama setangkai mawar putih dan tas mereka di bangku kosong pesawat dalam penerbangan menuju Islamabad, Pakistan. Mereka adalah korban tewas serangan Israel-AS ke Iran pada 28 Februari 2026 lalu. Baca Juga Soroti Inflasi Pengamat, Seskab Teddy Sebut Data Tak Sesuai Fakta | KOMPAS PETANG di Artikel ini bisa dilihat di :

Seusai Persija Tak Menorehkan Kemenangan dalam 3 Laga Terakhir, Bonek Optimis Persebaya Raih 3 Poin
Play
11 Apr 2026 • 6 views
Seusai Persija Tak Menorehkan Kemenangan dalam 3 Laga Terakhir, Bonek Optimis Persebaya Raih 3 Poin
#Tribunnews #video berita #YouTube #Video

Baca Selengkapnya di Ribuan The Jakmania dan Bonek mulai berdatangan ke Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta. Kehadiran mereka guna mendukung dan menyaksilkan laga Persija vs Persebaya yang bergulir pada pada pukul 19.00 WIB, Sabtu (11/4/2026). Beberapa suporter Persebaya atau Bonek yang berasal dari Sidoarjo mengaku, mereka optimis jika tim kesayangannya akan menang atas laga kontra Persija. Meski di atas kertas Persija lebih unggul dari Persebaya, namun mereka tetap optimis bahwa peluang dan keberuntungan masih ada. Sebab, sebelumnya Persija tidak menorehkan dalam 3 laga terakhir. "Jujur berat sih mas, tapi faktor hoki pasti bisa," ujarnya. (Tribun-Video.com) Reporter: Abdul Majid Uploader: Panji Anggoro Putro

Soroti Inflasi Pengamat, Seskab Teddy Sebut Data Tak Sesuai Fakta | KOMPAS PETANG
Play
11 Apr 2026 • 6 views
Soroti Inflasi Pengamat, Seskab Teddy Sebut Data Tak Sesuai Fakta | KOMPAS PETANG
#Kompas TV #video berita #KOMPASTV #YouTube #Video

Sekretaris Kabinet, Teddy Indra Wijaya, menyebut ada fenomena inflasi pengamat seiring meningkatnya banyak pihak yang menyampaikan opini di ruang publik. Teddy menegaskan pemerintah terbuka terhadap kritik dan masukan dari berbagai pihak, namun harus berbasis data dan fakta. Teddy menilai saat ini banyak pengamat yang berbicara tidak sesuai dengan latar belakang pendidikan dan datanya salah. Teddy juga menyampaikan bahwa perbedaan pandangan wajar dalam demokrasi, namun harus disampaikan secara konstruktif dan tidak menimbulkan keresahan di masyarakat. Baca Juga 3 Orang Penampung Emas Ilegal di Lampung Ditangkap | KOMPAS PETANG di Artikel ini bisa dilihat di :

Seskab Teddy Soroti Fenomena 'Inflasi Pengamat', Bicara Tak Sesuai Data dan Fakta
Play
11 Apr 2026 • 4 views
Seskab Teddy Soroti Fenomena 'Inflasi Pengamat', Bicara Tak Sesuai Data dan Fakta
#Kompas TV #video berita #KOMPASTV #YouTube #Video

JAKARTA, KOMPAS.TV - Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya menilai belakangan ini terjadi fenomena 'inflasi pengamat'. Menurutnya, banyak pengamat bicara tidak sesuai data dan fakta di lapangan, namun berusaha membentuk opini warga tentang pemerintah. "Pengamat-pengamat itu datanya tidak sesuai fakta, datanya keliru. Dari Sebagian besar pengamat-pengamat itu sejak dulu sudah berusaha mempengaruhi warga, membentuk opini publik," ujar Teddy, Jakarta, pada Jumat (10/4/2026). Ia menambahkan saat ini justru masyarakat lebih percaya kepada Presiden Prabowo Subianto. Produser: Ikbal Maulana Thumbnail: Noval

Terbang ke Pakistan, Delegasi Iran Bawa Foto hingga Tas Sekolah Para Siswa Korban Serangan AS-Israel
Play
11 Apr 2026 • 5 views
Terbang ke Pakistan, Delegasi Iran Bawa Foto hingga Tas Sekolah Para Siswa Korban Serangan AS-Israel
#Tribunnews #video berita #YouTube #Video

Baca Selengkapnya di Iran mengutus Ketua Parlemen Mohammad Qalibaf untuk menghadiri perundingan dengan Amerika Serikat (AS) di Pakistan. Dalam penerbangan menuju lokasi, Qalibaf membawa sejumlah foto siswa korban serangan AS-Israel. Rekaman yang dirilis Viory pada Sabtu (11/4/2026) menampilkan foto para korban diletakkan pada kursi pesawat. Masing-masing kursi juga terdapat bunga serta tas sekolah. Qalibaf tampak memandangi barang-barang tersebut dengan tatapan mendalam. Setibanya di Pakistan, ia disambut oleh perwakilan pejabat setempat. Delegasi Iran dipimpin oleh Qalibaf serta Menteri Luar Negeri Abbas Araghchi. Sementara di pihak AS dipimpin oleh Wakil Presiden JD Vance. Qalibaf mengatakan bahwa Iran memiliki niat baik, namun tak percaya lagi dengan AS. Hal ini karena Washington sudah dua kali meluncurkan serangan saat negosiasi sedang berlangsung. "Kami memiliki niat baik, tetapi kami tidak percaya (pada Amerika)," kata Qalibaf, dikutip dari Tasnim pada Sabtu (11/4/2026). Serangan pada akhir Februari 2026 lalu bahkan menewaskan ratusan siswi sekolah dasar Iran. Mereka yang tidak berdosa justru menjadi korban kejahatan perang AS-Israel. (Tribun-Video.com) Uploader: Panji Anggoro Putro

3 Orang Penampung Emas Ilegal di Lampung Ditangkap | KOMPAS PETANG
Play
11 Apr 2026 • 7 views
3 Orang Penampung Emas Ilegal di Lampung Ditangkap | KOMPAS PETANG
#Kompas TV #video berita #KOMPASTV #YouTube #Video

Polisi menangkap tiga pelaku penampung emas hasil galian penambangan tanpa izin di wilayah Kabupaten Way Kanan, Lampung. Di lahan 200 hektar milik PTPN di wilayah Kabupaten Way Kanan, Lampung, aktivitas penambangan ilegal tersebut mengakibatkan kerusakan lingkungan berat dan potensi kerugian negara mencapai 1,3 triliun rupiah. Ketiga pelaku ditangkap setelah terbukti berperan sebagai penampung hasil tambang ilegal. Baca Juga Diduga Ngantuk Sopir Truk Pasir Tabrak Pembatas Jalan, Arus Lantas Sempat Macet di Artikel ini bisa dilihat di :

WNI Diminta Selalu Waspada Di Tengah Gempuran Israel ke Lebanon | Kabar Petang
Play
11 Apr 2026 • 6 views
WNI Diminta Selalu Waspada Di Tengah Gempuran Israel ke Lebanon | Kabar Petang
#tvOneNews #video berita #YouTube #Video

Kabar Petang, - WNI Diminta Selalu Waspada Di Tengah Gempuran Israel ke Lebanon | Kabar Petang Serangan udara besar-besaran Israel ke Lebanon pada awal April 2026, terutama di Beirut dan Lebanon selatan, telah menewaskan ratusan orang dan melukai ribuan lainnya. Eskalasi ini terjadi pasca gencatan senjata AS-Iran, mengancam stabilitas kawasan dan meningkatkan ketegangan dengan Hizbullah, di tengah upaya Lebanon menavigasi krisis.

Diduga Ngantuk Sopir Truk Pasir Tabrak Pembatas Jalan, Arus Lantas Sempat Macet
Play
11 Apr 2026 • 6 views
Diduga Ngantuk Sopir Truk Pasir Tabrak Pembatas Jalan, Arus Lantas Sempat Macet
#Kompas TV #video berita #KOMPASTV #YouTube #Video

Akibat mengantuk saat berkendara, sebuah kendaraan truk bermuatan pasir sebanyak dua ton terguling di ruas Jalan Arteri Gatot Subroto, Jakarta Selatan. Kecelakaan bermula dari truk yang datang dari arah Kuningan menuju Pancoran untuk melakukan pengiriman pasir menuju Karawang. Saat berkendara di jalan tol, pengemudi mengaku mengantuk hingga kendaraannya menabrak beton pembatas jalan dan akhirnya terguling. Tidak ada korban dari insiden kecelakaan. Kedua penumpang truk hanya mengalami syok. Arus lalu lintas di sekitar lokasi sempat mengalami kemacetan panjang. tol Baca Juga Jalan Tol Cisumdawu Ambles Hingga Kedalaman 2 Meter, Lalu Lintas Diberlakukan Contra Flow di Artikel ini bisa dilihat di :

Jalan Tol Cisumdawu Ambles Hingga Kedalaman 2 Meter, Lalu Lintas Diberlakukan Contra Flow
Play
11 Apr 2026 • 7 views
Jalan Tol Cisumdawu Ambles Hingga Kedalaman 2 Meter, Lalu Lintas Diberlakukan Contra Flow
#Kompas TV #video berita #KOMPASTV #YouTube #Video

Tingginya curah hujan di wilayah Kabupaten Sumedang membuat Jalan Tol Cisumdawu ambles hingga kedalaman 2 meter. Inilah Jalan Tol Cisumdawu yang ambles, tepatnya di kilometer 207-200. Kendaraan dari arah Bandung menuju Cirebon tak bisa dilalui, sehingga diberlakukan rekayasa lalu lintas contra flow atau lawan arus. Direktur Utama Citra Karya Jabar Tol mengimbau pengguna jalan tol agar mengurangi kecepatan kendaraan saat melintasi sekitar jalan ambles. Perbaikan diperkirakan memakan waktu hingga 4 bulan. Baca Juga Gara-Gara Sakit Hati, 2 ABK Dianiaya Rekannya Hingga Tewas di Artikel ini bisa dilihat di :

AS-Iran Saling Tuduh Tak Hormati Gencatan Senjata, Kapal-kapal Tanker di Selat Hormuz Terhenti
Play
11 Apr 2026 • 6 views
AS-Iran Saling Tuduh Tak Hormati Gencatan Senjata, Kapal-kapal Tanker di Selat Hormuz Terhenti
#Tribunnews #video berita #YouTube #Video

Baca Selengkapnya di Lalu lintas kapal tanker di Selat Hormuz terhenti pada Jumat (10/4/2026). Hal ini terjadi di tengah perundingan antara Amerika Serikat (AS) dan Iran yang digelar di Pakistan. Sebanyak 15 kapal dilaporkan telah memasuki atau meninggalkan Selat Hormuz sejak gencatan diberlakukan pada Selasa (7/4/2026) malam waktu setempat. Namun, lalu lintas pengiriman di jalur penting tersebut tetap jauh lebih rendah daripada rata-rata normal. Presiden AS Donald Trump sebelumnya mendapat laporan bahwa Iran memungut biaya tol dari kapal tanker yang melewati Selat Hormuz. Jika memang benar, ia meminta Iran untuk segera menghentikan praktik tersebut dengan alasan tidak sesuai dengan kesepakatan. "Ada laporan bahwa Iran memungut biaya dari kapal tanker yang melewati Selat Hormuz — Sebaiknya itu tidak terjadi, dan jika memang terjadi, mereka harus segera menghentikannya!" tulis Trump di Truth Social miliknya pada Kamis (9/4/2026). Sebelumnya, Iran menegaskan bahwa kontrol berkelanjutan terhadap Selat Hormuz dipegang oleh negaranya. Hal itu tercantum dalam proposal 10 poin yang disetujui AS. Laporan terbaru menyebutkan bahwa Iran mulai menerapkan kebijakan tarif bagi kapal-kapal yang melewati Selat Hormuz. Para operator pelayaran menyebutkan, biaya untuk satu kapal tanker raksasa bisa mencapai 2 juta dolar AS atau setara sekitar Rp 33 miliar. Iran juga dikabarkan menutup kembali S