Gaya Hidup 20 Apr 2026 2 views

8 Makanan yang Diam-diam Bikin Stres Makin Parah

Daftar Isi 1. Permen dan makanan tinggi gula 2. Keripik kentang 3. Minuman energi 4. Kue, biskuit, dan pastry 5. Minuman bersoda 6. Snack keju olahan 7. Kopi berlebihan 8....

8 Makanan yang Diam-diam Bikin Stres Makin Parah
Daftar Isi

1. Permen dan makanan tinggi gula

2. Keripik kentang

3. Minuman energi

4. Kue, biskuit, dan pastry

5. Minuman bersoda

6. Snack keju olahan

7. Kopi berlebihan

8. Es krim

Jakarta, Tidak semua makanan yang terasa menenangkan benar-benar membantu meredakan stres. Di balik rasa 'comfort' yang ditawarkan, ada efek biologis yang kerap luput diperhatikan, mulai dari lonjakan gula darah, peningkatan hormon stres, hingga gangguan pada sistem saraf.Saat tubuh berada dalam kondisi tertekan, sistem saraf bekerja lebih keras dari biasanya. Dalam situasi ini, konsumsi makanan tinggi gula, kafein, dan lemak jenuh justru dapat memperparah respons stres.Ahli gizi Brannon Blount menjelaskan bahwa hubungan antara makanan dan stres bersifat dua arah. Apa yang dikonsumsi seseorang dapat memengaruhi suasana hati dan stabilitas emosi. Karena itu, penting memahami bahwa tidak semua camilan saat stres merupakan pilihan yang aman.
Ternyata Slow Living dan Soft Living Itu Tak Sama, Apa Bedanya?Melansir Real Simple, berikut sejumlah makanan yang diam-diam bisa memperparah stres: 1. Permen dan makanan tinggi gulaPermen dan makanan manis memberikan efek cepat berupa rasa senang karena meningkatkan kadar gula darah dalam waktu singkat. Namun, lonjakan ini tidak bertahan lama. Setelahnya, gula darah akan turun drastis, memicu tubuh merasa lemas, mudah marah, dan cemas.Penurunan ini juga dapat mengaktifkan hormon stres seperti kortisol dan adrenalin. Inilah yang membuat seseorang sulit fokus, bahkan merasa cemas setelah mengonsumsi gula berlebih.2. Keripik kentangKeripik kentang dikenal sebagai camilan yang 'nagih' berkat kombinasi garam, lemak, dan tekstur renyah. Namun, rendahnya kandungan nutrisi membuat tubuh tidak mendapatkan energi yang stabil.Karbohidrat olahan dalam keripik cepat dicerna sehingga memicu fluktuasi energi. Dalam jangka panjang, konsumsi makanan ultra proses juga dikaitkan dengan peningkatan risiko stres psikologis dan gangguan suasana hati.Pilihan RedaksiAtasi Gejala Menopause dengan Jalani 3 Kebiasaan Sehat IniKucing Tak Pernah Habiskan Makanan? Ini Alasannya Menurut PenelitiPelabelan Nutri-Level di Pangan Kemasan Belum Wajib, Begini Skemanya3. Minuman energiMinuman energi sering dikonsumsi untuk melawan kelelahan saat stres. Padahal, kandungan gula tinggi dan kafein dalam jumlah besar justru membuat sistem saraf semakin terstimulasi.Kafein meningkatkan detak jantung. Dalam kondisi stres, efek ini bisa berlipat ganda, memicu rasa gelisah, jantung berdebar, dan sulit berkonsentrasi.4. Kue, biskuit, dan pastryJenis makanan ini merupakan kombinasi gula dan tepung olahan yang mudah diserap tubuh. Akibatnya, energi meningkat dengan cepat, tetapi juga turun dengan cepat.Fluktuasi ini berdampak langsung pada suasana hati. Rasa nyaman sesaat kerap digantikan oleh kelelahan dan emosi yang tidak stabil.5. Minuman bersodaMinuman bersoda mengandung gula tinggi tanpa serat atau protein yang dapat memperlambat penyerapan. Akibatnya, lonjakan gula darah terjadi sangat cepat.Kondisi ini sering menimbulkan sensasi tubuh terasa 'berenergi', padahal sebenarnya lelah dan tidak seimbang. Lonjakan insulin juga dapat memicu keinginan untuk terus mengonsumsi makanan manis.6. Snack keju olahanSnack keju olahan termasuk makanan ultra proses dengan kandungan lemak jenuh dan bahan tambahan yang tinggi. Makanan ini tidak memberikan nutrisi yang mendukung kestabilan energi atau suasana hati.Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa konsumsi lemak jenuh berlebih berkaitan dengan peningkatan stres dan kecemasan.
7. Kopi berlebihanKopi kerap menjadi andalan untuk meningkatkan energi saat lelah atau tertekan. Namun, konsumsi kafein berlebih justru dapat memperparah kondisi mental.Kafein merangsang sistem saraf pusat, meningkatkan produksi hormon stres, serta mengganggu kualitas tidur. Dalam kondisi stres, efek ini membuat tubuh sulit benar-benar rileks.Lihat Juga :Ini Daftar Makanan Sumber Zat Besi, Baik untuk Mencegah Anemia8. Es krimEs krim sering dikaitkan dengan kenyamanan emosional, terutama saat sedih atau tertekan. Namun, kandungan gula tinggi, lemak jenuh, dan kalori besar membuatnya kurang ideal dikonsumsi saat stres.Makanan dengan indeks glikemik tinggi seperti es krim dapat meningkatkan kadar kortisol, hormon yang berperan dalam respons stres. Akibatnya, rasa nyaman yang muncul hanya bersifat sementara.Pada akhirnya, pilihan makanan saat stres bukan sekadar soal rasa, tetapi juga bagaimana tubuh meresponsnya. Makanan tertentu mungkin terasa menenangkan di awal, tetapi bisa memperburuk kondisi secara diam-diam. (nga/tis)

Sumber: https://www.cnnindonesia.com/gaya-hidup/20260420114023-262-1349960/8-makanan-yang-diam-diam-bikin-stres-makin-parah
Dapatkan update mingguan

Langganan newsletter Buletin8.