25 Ton Sampah Sisa Banjir di Kramat Jati Berhasil Diangkut
Jakarta – Pemerintah Kota Jakarta Timur (Jaktim) bersama Satuan Pelaksana Lingkungan Hidup Kramat Jati berhasil mengangkut 25 ton sampah sisa banjir yang terjadi pekan lalu. Sampah...
Kepala Satuan Pelaksana Lingkungan Hidup Kecamatan Kramat Jati, Dwi Firmansyah, menyatakan bahwa pembersihan sampah telah dilakukan sejak Senin (23/3) dan selesai sesuai target pada Jumat (27/3).
Dari dua lokasi terdampak, yaitu Kelurahan Tengah dan Batu Ampar, volume sampah terbanyak berasal dari Kelurahan Tengah yang mencapai 21 ton, sedangkan di Batu Ampar sebanyak 4 ton.
Untuk pengangkutan sampah, delapan armada dikerahkan, terdiri dari tiga truk tipper besar, tiga truk tipper kecil, satu unit Hilux, dan satu unit mobil pikap milik Unit Penanganan Sampah (UPS) Badan Air. Sebanyak 15 personel Satgas Lingkungan Hidup juga dikerahkan, dibantu petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) serta Satgas UPS Badan Air.
Dwi mengungkapkan bahwa proses pembersihan sampah terkendala akses lokasi atau jalan yang tidak dapat dijangkau oleh kendaraan pengangkut. Beberapa titik harus ditangani secara manual karena kendaraan tidak bisa masuk, sehingga sampah dibawa terlebih dahulu ke lokasi yang dapat diakses armada pengangkut.
Lurah Tengah, Budi Hartati, mengapresiasi kolaborasi lintas Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dalam penanganan sampah pasca-banjir di wilayahnya. Ia berterima kasih kepada jajaran Lingkungan Hidup, UPS Badan Air, petugas PPSU, serta warga yang turut membantu.
Untuk mendukung percepatan proses pembersihan, sebanyak 30 petugas PPSU dikerahkan dan difokuskan di sejumlah titik terdampak, antara lain di RT 01, 02, 03, 09, dan RT 10 di RW 01, serta RT 04 di RW 08. Budi berharap pembersihan sampah ini bisa segera tuntas dan tidak terjadi genangan kembali di masa depan.
Sebelumnya, hujan deras dan luapan air dari Kali Ciliwung merendam sejumlah kawasan permukiman dan ruas jalan di Balekambang, Kramat Jati, Jakarta Timur, pada Sabtu (21/3). Air mulai masuk ke dalam rumah sekitar pukul 16.00 WIB dan dalam waktu tiga jam, ketinggian air meningkat dengan cepat hingga lebih dari satu meter. Ketinggian air di kawasan tersebut bervariasi, mulai dari 30 sentimeter hingga satu meter. Selain permukiman warga, banjir juga sempat terjadi di ruas Jalan Raya Bogor, tepatnya di kawasan pertigaan Hek, Kramat Jati, dengan ketinggian air mencapai sekitar 50 sentimeter.
Sumber: https://www.cnnindonesia.com/nasional/20260327120106-20-1341786/25-ton-sampah-sisa-banjir-di-kramat-jati-berhasil-diangkut
Dapatkan update mingguan
Langganan newsletter Buletin8.
Terkait
Lihat kategori
07 Apr 2026
KPK Atur Jadwal Periksa Ono Surono Terkait Kasus Bupati Bekasi
07 Apr 2026
Gibran Bakal Tinjau Lokasi Terdampak Gempa di Manado
07 Apr 2026
Komisi I Bakal Rapat Bareng Menhan soal 3 TNI Gugur-Air Keras Andrie
07 Apr 2026
Sidang Perdana, Kuasa Hukum Sekjen DPR Tak Bacakan Permohonan
07 Apr 2026
Pengusaha Klaim Diperas 4 Polisi Rp800 Juta, Lapor ke Propam Maluku
07 Apr 2026
KPK Respons Putusan MK soal BPK Paling Berwenang Audit Kerugian Negara