Pramono Resmikan Dua Embung di Jaksel, Klaim Mampu Kurangi Banjir
Jakarta, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta kini memiliki dua embung baru di Jakarta Selatan, yaitu Embung Pemuda Srengseng Sawah dan Embung Pesanggrahan. Keduanya diresmika...
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menjelaskan bahwa kedua embung ini memiliki area resapan yang sangat luas, sehingga mampu menampung air hujan secara maksimal. "Rekan-rekan sekalian, hari ini Pemerintah DKI Jakarta meresmikan dua embung, yaitu Embung Pemuda Srengseng Sawah dan Embung Pesanggrahan. Yang catchment areanya, yang satu 500 lebih hektar, yang satu 300 lebih hektar, bisa mempunyai daya tampung kurang lebih 10 sampai dengan 20 persen air hujan ketika terjadi hujan," ujar Pramono di Kantor Kecamatan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa (19/5).
Meski demikian, Pramono menekankan pentingnya perawatan fasilitas ini kepada jajarannya. Ia menyoroti masalah umum di mana pemerintah seringkali berhasil membangun, namun kurang optimal dalam merawat. "Sehingga penanganannya betul-betul harus dilakukan secara baik. Jangan kemudian kita bisa membangun tetapi tidak bisa merawat. Salah satu problem kita adalah hal yang berkaitan dengan merawat apa yang kita bangun," tegasnya.
Pramono mewanti-wanti instansi terkait untuk menjaga kondisi fisik embung secara rutin dan tepat agar fungsinya dalam menahan banjir tetap optimal. "Untuk itu, untuk Embung Jagakarsa dan kemudian Srengseng Sawah saya minta betul maintenance-nya dilakukan secara baik," tambahnya.
Wali Kota Jakarta Selatan, M Anwar, memberikan rincian lebih lanjut. Embung Jagakarsa, yang dibangun bertahap sejak 2023 dan akan rampung penataan lanskapnya pada 2025, ditargetkan mengurangi genangan di RW 05 dan RW 06 Lenteng Agung. Embung ini juga berfungsi memecah debit air dari Kali Mampang menuju Kali Krukut. "Embung ini memiliki kapasitas tampung air sebesar 13.692 meter kubik dengan luas catchment area mencapai 561 hektare," jelas Anwar.
Sementara itu, Embung Pemuda, yang penataan lanskapnya baru selesai tahun ini, difokuskan untuk meredam potensi banjir di Kelurahan Srengseng Sawah. "Embung ini memiliki kapasitas tampung mencapai 34.872 meter kubik dan luas catchment area sebesar 374,73 hektare. Embung ini menjadi salah satu infrastruktur vital dalam sistem pengendalian air di wilayah Jakarta Selatan," ujarnya.
Anwar juga memastikan bahwa penataan kawasan di sekitar kedua embung ini dirancang untuk menciptakan ruang publik dan rekreasi baru bagi warga. "Keberadaan kedua embung ini tidak hanya memiliki fungsi teknis sebagai sarana pengendali banjir dan genangan, tetapi juga berfungsi sebagai sarana konservasi air, ruang terbuka hijau, serta fasilitas publik yang dapat dimanfaatkan masyarakat untuk bermain, berekreasi, dan berolahraga," tutup Anwar.
Sumber: https://www.cnnindonesia.com/nasional/20260519211244-20-1360172/pramono-resmikan-dua-embung-di-jaksel-klaim-mampu-kurangi-banjir
Dapatkan update mingguan
Langganan newsletter Buletin8.
Terkait
Lihat kategori
28 May 2026
PSI Jawab PDIP: Jokowi Tak Pernah Terbuka Dukung Partai
28 May 2026
Polisi Dalami Motif Lain Pria Bunuh-Lempar Jasad Wanita dari Tol Bogor
28 May 2026
Komisi III DPR: APBN Buat Hewan Kurban Banpres Tak Salah Secara Hukum
28 May 2026
PSI Beber Jokowi Akan Keliling Daerah Temui Masyarakat dan Kader
28 May 2026
Kenapa Istiqlal Tak Bagi-Bagi Langsung Daging Kurban?
28 May 2026
Kasus Selebgram Brunei di Blok M: Korban Kirim VN Tantang Berkelahi